Abu Nawas dan Karpet di Bawah Bokongnya

Abu Nawas dan Karpet di Bawah Bokongnya

Abu Nawas dan Karpet di Bawah Bokongnya

Cerita Abu Nawas sukses memantati Baginda Raja Adalah bagian yang populer di antara beberapa kecerdikan lainnya. Sebetulnya cerita tersebut menerangkan bahwa Abu Nawas tidak secara sengaja mau melaksanakan tindakan yang mempunyai konsekuensi hukuman pancung itu.


Akan tetapi, tantangan tersebut muncul tatkala dirinya tengah meminum kopi di sebuah warung. Sahabat-sahabat Abu Nawas menantang dirinya untuk memantati Raja sebab selama ini belum ada yang punya nyali melaksanakan itu.


Kalau sukses melaksanakan hal tersebut, Abu Nawas akan dihadiahi 100 keping emas oleh sahabat-sahabatnya itu. Tentu saja Abu Nawas menerima tantangan tersebut walaupun ia sendiri tidak percaya akan sukses.


Minggu depan Baginda Raja Harun Al-Rasyid akan menggelar jamuan kenegaraan. Para menteri, pegawai istana, dan orang-orang dekat Baginda diundang, termasuk Abu Nawas.


Setelah menyampaikan pidato, Baginda Raja menyaksikan Abu Nawas duduk sendirian di tempat yang tidak ada karpetnya. Sebab merasa heran Baginda menanyakan, “Kenapa engkau tidak duduk di atas karpet?”


Baginda Raja sekuat tenaga membujuk Abu Nawas untuk duduk di karpet. Akan tetapi, Abu Nawas menerangkan bahwa dirinya telah duduk di karpet.


Tentu saja Raja tidak percaya sebab tidak ada karpet secuil pun yang diduduki oleh Abu Nawas. Raja menyaksikan Abu Nawas cuma duduk di lantai.


“Karpet yang mana yang engkau maksudkan wahai Abu Nawas, saya dari tadi tidak menyaksikan engkau duduk di karpet?” ucap Baginda masih bingung.


“Baiklah Baginda yang mulia, jika sungguh ingin tahu, maka dengan suka hati hamba akan mempertunjukkan untuk Paduka yang mulia,” kata Abu Nawas seraya beringsut-ringsut ke depan.

BACA JUGA :   I’tikaf di Rumah Selama Ramadhan, Bolehkah?


sesudah cukup dekat dengan Baginda, Abu Nawas berdiri lalu menungging mempertunjukkan potongan karpet yang ditempelkan di bagian pantatnya. Abu Nawas sekarang seakan-akan memantati Baginda Raja Harun Al-Rasyid.


Menyaksikan ada sepotong karpet menempel di pantat Abu Nawas, Baginda Raja tidak dapat membendung tawa sehingga beliau terpingkal-pingkal diikuti oleh para undangan.


Sebaliknya, teman-teman Abu Nawas merasa heran, kok dapat Baginda malah tertawa waktu dipantati Abu Nawas sebab mestinya Raja marah.


Melihat kejadian yang menggelikan itu kawan-kawannya merasa kagum. Abu Nawas sungguh cerdik. Akhirnya mereka wajib rela melepas 100 keping uang emas untuk Abu Nawas. (Fathoni)

Abu Nawas dan Karpet di Bawah Bokongnya
Sumber: NU-Online

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *