Alhamdulillah! Dibantu NU 12,5 Miliar, Ety Yang Bebas dari Hukuman Mati Cucurkan Air Mata di PBNU

Alhamdulillah! Dibantu NU 12,5 Miliar, Ety Yang Bebas dari Hukuman Mati Cucurkan Air Mata di PBNU
Page Visited: 26
Read Time:2 Minute, 33 Second

Alhamdulillah! Dibantu NU 12,5 Miliar, Ety Yang Bebas dari Hukuman Mati Cucurkan Air Mata di PBNU


Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyabut kehadiran Ety binti Toyib, Ety dan anaknya disambut barisan Pengurus Harian PBNU Robikin Emhas, KH Aizzudin Abdurrahman, Bendahara Umum PBNU, H Bina Suhendra, Ketua NU Care – LAZISNU H Ajat Sudrajat, secara terpisah, Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyapa Ety binti Toyib ke PBNU secara virtual, Kamis (30/7).

“Selamat Hadir kembali Ibu Ety di Tanah Air,” ucap Kyai Said waktu menyampaikan kata sambutan jarak jauh melalui virtual zoom

Kyai Said mengucapkan rasa syukur atas tibanya Ety binti Toyib di Indonesia. Kyai Said menginginkan kejadian yang dialami Ety tersebut jadi pelajaran untuk semua masarakat Indonesia. Khususnya bagi mereka yang waktu ini jadi TKI di sejumlah negara Jiran.

sebelum ini, Eti binti Toyib terjerat Perkara hukum di Arab Saudi dinyatakan legal bebas dari hukuman mati di Arab Saudi sesudah sanggup membayar diyat (denda) sebesar Rp15, 5 miliar.

BACA JUGA :   Di Deli Serdang, Penduduk NU Juga Lakukan Aksi Cegah Corona

Sebanyak 12,5 milyar atau 80 % denda tersebut dibantu Nahdlatul Ulama yang diupayakan NU Care LAZISNU. Achmad Sudrajat menceritakan, untuk memperoleh uang sebesar itu, LAZISNU selama tujuh sampai delapan bulan berusaha menjumpai banyak kalangan, mulai dari para kyai, santri, pejabat, Pebisnis, dan masarakat umum.

“hubungan ini kita bangun dengan bermacam jejaring dan khususnya perkumpulan NU dan lembaga-lembaga yang tertarik untuk program kemanusiaan. Kita mendatangi member MPR, Kemnaker, untuk menggalang sekuat kesanggupan kita untuk hitungan total yang ditetapkan. seusai tidak sampai, kita  cuma sanggup 80 %, kita serahkan ke pemerintah,” ujarnya.

Dia menambahkan, kala itu antusias santri, kyai, dan masyarakat NU untuk membantu Eti waktu LAZISNU Hadir ke pesantren-pesantren di Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten amat tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan menyumbang uang dalam bentuk kontan dan kiriman melalui rekening.

Motivasi mereka bergotong-royong membantu nyawa Ety Adalah ekspresi dari menjalankan ajaran Islam. Di dalam Al-Qur’an misalnya dinyatakan, menyelamatkan nyawa 1 orang sama artinya dengan menyelamatkan semua orang.

BACA JUGA :   Cegah Pandemi Corona, Ansor Sijunjung Ajak Patuhi Pemerintah

“NU identik dengan masarakat kaum bawah. Waktu salah seorang saudaranya tidak sanggup dengan apa yang dibutuhkan, maka kewajiban NU membantunya selaku bagian dari masarakat NU. Yang pasti dia (Eti) orang desa yang yang mencari peruntungan nasib di Arab Saudi,” pungkasnya

Ety menyampaikan rasa terima kasihnya untuk NU Care-LAZISNU, santri, para Pebisnis NU, masyarakat NU yang menjabat di pemerintahan, pengurus PKB dan masyarakat NU lain yang sudah bergotong royong menyumbangkan sebagian rezekinya untuk membebaskan dia dari jeratan hukuman mati.

“Terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan semuanya,” kata Ety seraya terurai air matanya.

Sumber: https://www.buletinnusantara.com/12836/2020/07/30/dibantu-nu-125-miliar-ety-yang-bebas-dari-hukuman-mati-cucurkan-air-mata-di-pbnu/

(Suara Islam)


Alhamdulillah! Dibantu NU 12,5 Miliar, Ety Yang Bebas dari Hukuman Mati Cucurkan Air Mata di PBNU

loading...

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *