Alhamdulillah! Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tumpas Preman Debt Collector

Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tertibkan Preman Debt Collector Alhamdulillah! Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tumpas Preman Debt Collector
Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tertibkan Preman Debt Collector Alhamdulillah! Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tumpas Preman Debt Collector
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman (Karin / detikcom)


Bukan rahasia lagi bahwa tindakan para pengumpul telah sangat meresahkan masyarakat, dalam menjalankan aksinya para pengepul ini tidak segan-segan melakukan kekerasan, tanpa pandang bulu, bahkan anggota TNI tidak dianggap oleh mereka, seperti yang terjadi belakangan ini.

Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman, meminta sejumlah perusahaan berhenti menggunakan jasa penagihan utang. Pasca insiden video viral yang merekam aksi sejumlah debt collector yang mengelilingi anggota TNI di kawasan Jakarta Utara.

Saya berharap perusahaan yang menggunakan jasa penagihan utang tidak akan melakukannya lagiKata Dudung saat jumpa pers di Makodam Jaya, Senin (10/5) seperti dikutip dari Liputan6.com.

Dudung justru menegaskan pihaknya tak segan menindak debt collector yang kerap mengganggu opini publik. Karena itu perbuatan kenakalan yang tidak bisa ditolerir.

Polda Metro Jaya dan saya akan menjadi yang terdepan dalam membantu masyarakat untuk membantu masyarakat di DKI, “Dia berkata.

Tak tergoyahkan, Dudung juga memberikan nomor teleponnya yang bisa dihubungi bila ada yang mengalami kenakalan atau ancaman lain, seperti masalah debt collector ini.

Mohon tetap simpan nomor telpon layanan 0812 2310 1988 apapun masalahnya bagi komunitas SMS saya, telpon saya, pesan semua anggota TNI yang ada di jajaran Jadetabek, tentunya kami akan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk hadir ditengah perusahaan terlepas dari apapun kesulitan.“Kata Dudung.

11 orang ditangkap

Sebelumnya, Kolonel Kapendam Jaya Arh Herwin BS mengaku tim gabungan berhasil menangkap kembali dua orang, sehingga jumlah orang yang ditangkap sebanyak 11 orang yang menahan anggota Babinsa Ramil Semper Timur II / O5 Kodim Utara 0502, Serda Nurhadi.

Kesebelas orang tersebut dilindungi oleh tim gabungan Kodim Jakarta dan Polda Metro Jaya, setelah aksi mereka yang merupakan sekelompok debt collector yang videonya viral di media sosial saat mereka memblokir mobil Honda Mobilio berwarna putih dari Nopol. B 2638 BZK Serda Nurhadi depan pintu keluar Koja Jakarta Barat, Utara (Jakarta Utara).

BACA JUGA :   Innalillah! Adzan Kecepatan 3 Menit, Pengurus Masjid Minta Warga Sekampung Mengganti Puasa

Ada dua orang lagi, tepatnya pukul 15 WIB, sehingga berhasil mengamankan 11 penulisKata Herwin dalam keterangannya yang diterima dari merdeka.com, Minggu (9/5).

Diketahui pula, 11 orang yang saat ini diperiksa Bareskrim Polres Jakarta Utara adalah Yosep Meka (23), Jhon Adri (29), Hanoch Hamnes (26), Hendry Lettemu (27), Piter (29), Gerio ( 38).), Gerry (27), Joefare (21), Alfian (27), Donny (26) dan Hervy (25). Mereka dijerat Pasal 335 ayat (1) dan 53 Jo 365 KUHP.

Ini merupakan bentuk sinergi yang selama ini terjalin antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta., “Dia berkata.

(Warta Batavia)


Alhamdulillah! Pangdam Jaya Mayjen Dudung akan Tumpas Preman Debt Collector

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *