8edd5b894f7c1b566cc98b7cc30b05c5
8edd5b894f7c1b566cc98b7cc30b05c5

Anjuran Tinggal di Rumah, Permintaan Elpiji Meningkat

Diposting pada 25 views

Anjuran Tinggal di Rumah, Permintaan Elpiji Meningkat

ANJURAN pemerintah ke warga untuk tetap tinggal di rumah selaku usaha memotong siklus penyebaran virus korona (Covid-19) menyebabkan konsumsi gas elpiji mengalami peningkatan dari biasanya. Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dewi Sri Utami menerangkan, konsumsi elpiji bersubsidi 3 kilogram untuk warga di wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur meningkat kisaran 3 % dari konsumsi 

“Ada kenaikan jadi 1.052 metrik ton/hari. Aktivitas memasak di rumah jadi lebih meningkat dari biasanya sesudah pemerintah mengeluarkan anjuran ke warga agar tetap Ada di rumah,” kata Dewi, Jumat (27/3).

Tapi di sisi lain, lanjut Dewi, konsumsi elpiji 3 kilogram untuk bagian usaha mikro mengalami penurunan. menurutnya, hal ini akibat berkurangnya Pebisnis makanan yang biasa berjualan di kisaran perkantoran, sekolah dan Sarana umum.

“Seiring diberlakukannya anjuran pemerintah itu, bagian usaha mikro mulai mengurangi aktivitasnya,” ujarnya.

Selama bulan Maret, dia menerangkan, di wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur, terjadi peningkatan konsumsi rata-rata 14 % untuk produk elpiji nonsubsidi, Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

“Kenaikan terjadi semenjak keluar imbauan pemerintah agar warga membatasi mobilisasi keluar rumah, bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah. Banyak warga yang melaksanakan aktivitas di rumah termasuk memasak,” bebernya.

Agar tetap dapat melayani konsumen yang tidak dapat keluar rumah, pihaknya memudahkan pelayanan pembelian elpiji nonsubsidi melalui Call Center 135.

READ
Hadapi Covid-19, Kak Seto Dorong Orang Tua Terapkan "GEMBIRA"

menurutnya, langkah tersebut memperoleh tanggapan positif warga, adanya terjadi peningkatan konsumsi elpiji nonsubsidi rumah tangga di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten selama seminggu terakhir.

“Pelayanan pemesanan elpiji nonsubsidi mengalami peningkatan sampai 64 % dibandingkan hitungan total pemesanan pada bulan Februari lalu,” terangnya.

Untuk pemesanan elpiji nonsubsidi, dia meneruskan, konsumen cukup menyebutkan kategori produk yang akan dipesan, serta alamat yang akan diantar. Nantinya, produk akan diantar dari pangkalan atau agen terdekat dari rumah konsumen.

“Kami senantiasa memastikan pasokan cukup bagi warga. Kecuali agen dan pangkalan, kami juga tetap beroperasi selama masa pemberlakuan social distancing ini,” katanya.

baca juga: Sulteng Kebagian Jatah 60 Paket APD dari Kementerian Kesehatan

Selaku bentuk sokongan pada pemerintah terkait social distancing, Pertamina juga memberikan promo potongan harga sebesar 25 % dan gratis ongkos pengantaran untuk pemesanan Bright Gas melalui Call Center 135 spesial konsumen di wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur.

“Program berlaku semenjak tanggal 20 Maret sampai akhir bulan ini. Agar terhindar dari virus Covid-19, semua tabung yang akan diantar ke konsumen dipastikan telah disemprot desinfektan,” jelasnya. (OL-3)




Anjuran Tinggal di Rumah, Permintaan Elpiji Meningkat

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *