Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA DUNIA / AS Menyebut Putaran Baru Perbincangan dengan Taliban Berjalan Baik

AS Menyebut Putaran Baru Perbincangan dengan Taliban Berjalan Baik

/
/
/
9 Views

AS Menyebut Putaran Baru Perbincangan dengan Taliban Berjalan Baik

loading…

DOHA

Utusan Spesial Amerika Serikat (AS) untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad menggambarkan putaran terakhir perundingan damai dengan Taliban yang berlangsung di Doha, Qatar selaku sesi paling produktif. Khalilzad menjelaskan, pihaknya dan Taliban akan kembali berjumpa pada Selasa yang akan datang.

“Masih ada pekerjaan penting yang wajib dikerjakan sebelum kita mempunyai perjanjian. Namun putaran terakhir perjumpaan berjalan amat produktif, ” kata Khalilzad dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dikutip PressTV pada Minggu (7/7).

Diplomat AS kelahiran Afghanistan itu lantas menjelaskan bahwa pembahasan damai waktu ini akan dilanjutkan pada hari Selasa, sesudah sebuah dialog intra-Afghanistan, yang melibatkan sekelompok delegasi Afghanistan.

Ke-2 pihak memulai putaran ketujuh perundingan Minggu lalu, yang punya tujuan untuk menyusun planning penarikan Tentara angkatan bersenjata asing yang dipimpin AS dengan imbalan jaminan olehTaliban bahwa kelompok-kelompok anggota milisi internasional tidak akan mempergunakan Afghanistan selaku pangkalan untuk melancarkan serbuan pada AS dan sekutunya.

Terkait dengan penarikan Tentara, sebelumnya Presiden AS, Donald Trump menjelaskan, dia ingin menarik Tentara AS keluar dari Afghanistan. Akan tetapi, dia juga mengakui kuatir kalau Tentara AS keluar, Afghanistan dapat jadi basis operasi untuk melaksanakan serbuan teroris kepada AS.

Dalam sebuah Tanya Jawab dengan Fox News , Trump menjelaskan, problem dengan menarik 9.000 pasukan AS dari Afghanistan ialah bahwa negara akan jadi laboratorium untuk teroris. “Saya menyebutnya Harvard teroris,” kata Trump.

Dia menceritakan percakapannya dengan para pejabat angkatan bersenjata AS, di mana Trump memberi tahu mereka soal keinginannya untuk memindahkan Tentara. Trump menjelaskan, para pejabat angkatan bersenjata AS memperingatkannya, bahwa akan lebih baik untuk memerangi teroris di Afghanistan daripada di dalam negeri.

Bahkan, kalau AS sungguh akan menarik seluruh pasukanya, Trump menjelaskan, Washington akan meninggalkan kehadiran intelijen yang amat kuat di Afghanistan.

(esn)

Source by Agus

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar