Atasi Sampah Plastik, NU Karangjati Ngawi Gunakan Daun Bungkus Daging

Atasi Sampah Plastik, NU Karangjati Ngawi Gunakan Daun Bungkus Daging

Isu sampah plastik waktu ini sempat disoroti, sebab dampaknya tidak bagus kepada lingkungan. Himbauan terus dikerjakan, baik dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ataupun Pemerintah terus dikerjakan.

Untuk itu, untuk mengurangi dampak pencemaran dari sampai plastik, Nahdliyin di Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Jawa Timur mempergunakan daun pisang dalam membagikan haewan kurban.

“Pemanfaatan daun pisang selaku ganti kantong plastik untuk membungkus daging kurban selaku usaha pengungana pencemaran lingkunngan khususnya dari sampah plastik,” ucap Sekretaris MWCNU Karangjati, Luthfi Hakim.

Hal tersebut disampaikan setelah melaksanakan penyembelihan haewan kurban di Langgar Sunan Giri Desa Talok Kecamatan Karangjati, Ngawi, Senin (12/8).

“NU Karangjati telah serentak tidak mempergunakan kantong plastik sesuai arahan PBNU dan pemerintah,”‘ katanya untuk NU Online.

Dirinya menerangkan bahwa selama mensosialisasikan bahaya sampah plastik untuk Nahdliyin tentunya memperoleh kerepotan. Akan tetapi atas keuletan pengurus NU di Karangjati, nyaris semua Masjid dan Mushala di Kecamatan Karangjati sudah beralih dari plastik jadi daun pisang dalam pembagian daging kurban.

Baca Artikel Lainnya:  Inilah Doa Awal Tahun Beserta Terjemahnya

Luthfi mengatakan dengan tegas, sosialisasi kepada bahaya sampah akan terus dikerjakan, sebab MWCNU Karangjati menargetkan pada tahun mendatang semua Masjid dan Mushala di Karangjati Kabupaten Ngawi wajib telah bebas dari sampah plastik.
“Tahun mendatang telah diharuskan seluruh,” tegasnya.

Dari sebagian kecil yang belum mau mempergunakan daun dalam pembagian haewan kurban, kebanyakan argumentasi yang dilontarkan tidak mau untuk repot dalam mempersiapkan daun pisang.

“Rintangan dalam petunjuk tanpa kantong plastik masih ada sebagian takmir masjid tidak mau repot wajib mencari daun pisang tersebut,” imbuhnya.

Pada faktanya, Luthfi menyampaikan bahwa bahan yang dapat dipakai untuk membagikan haewan kurban pengganti plastik tidak sulit didapatkan. Menyaksikan, di Kecamatan Karangjati masih banyak kebun ataupun pekarangan yang ditanami daun pisang.

“Di sini masih banyak pohon pisang, tidak susah, asal mau ngambilnya saja,” tutupnya.
Adapun haewan kurban yang disembelih oleh MWCNU Karangjati yang terdiri dari 17 ranting berjumlah 846 ekor kambing dan 81 ekor sapi berasal dari Langgar dan Masjid di Kecamatan Karangjati. (Wahyu Akanam/Muiz/NU Online)

Baca Artikel Lainnya:  Dompet Dhuafa Disebut Partisan 02 yang Anggotanya IM, HTI, PKS dan Pembenci NU

Atasi Sampah Plastik, NU Karangjati Ngawi Gunakan Daun Bungkus Daging

Atasi Sampah Plastik, NU Karangjati Ngawi Gunakan Daun Bungkus DagingbyA. Zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *