Kabar Duka, KH Majid Kamil Maimoen Zubair Tutup Usia
Berita Duka, KH Majid Kamil Maimoen Zubair Tutup Usia

Berita Duka, KH Majid Kamil Maimoen Zubair Tutup Usia

Diposting pada

Berita Duka, KH Majid Kamil Maimoen Zubair Tutup Usia

Rembang, Warta Batavia 
Innalillahi wainna ilahi raji’un. Berita duka Hadir dari Famili besar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Bagian Pengasuh Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, KH Majid Kamil Maimoen Zubair (Gus Kamil) tutup usia, Ahad (12/7) malam.


Dikabarkan, almarhum mengembuskan napas terakhir sekira pukul 19.55 WIB. KH Majid Kamil MZ, tahun sekarang berumur 49 tahun. Gus Kamil lahir pada 20 Juni 1971 di Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.


Gus Kamil Adalah putra ke-4 pasangan KH Maimoen Zubair dan Nyai Hj Masthi’ah binti KH Idris asal Cepu, Blora. Gus Kamil kecil tumbuh sebagaimana layaknya putra-putri Mbah Moen, merasakan gemblengan ilmu agama semenjak belia.

BACA JUGA :   Malam Ini Ada Gerhana Bulan Penumbra


Almarhum mulai dirawat di RSUD dr Soetrasno Rembang semenjak 4 hari yang lalu sesudah mengalami gejala sesak nafas. Setelah ditunaikan rapid test dan swab, Ketua DPRD Rembang itu akhirnya diisolasi di ruang spesial. Selama perawatan, Gus Kamil sempat dikabarkan membaik. 


KH Zainul Umam (Gus Umam), adik Kandung KH Bahaudin Nur Salim (Gus Baha), ke Warta Batavia membenarkan berita tersebut. Sampai berita ini diturunkan, jenazah almarhum masih Ada di RSUD Rembang.


“Ini saya masih Ada di RS. Soal pemakaman, akan kita bahas dengan Famili,” terang Gus Umam.


Dalam catatan, Madrasah Ghazaliyah Syafi’iyyah (MGS) Adalah awal mula pengembaraan Gus Kamil di jagad keilmuan yang tidak berujung. Santai dan ulet ialah kepribadian beliau, tetapi diiringi dengan kesungguhannya dalam belajar.

BACA JUGA :   Terapkan Kurikulum, kementrian agama Penting Pemetaan dan Tipologisasi Sekolah


seusai menamatkan pendidikan di MGS pada tahun 1992, Gus Kamil dikirim ke Ma’had Darut Tauhid, Makkah Arab Saudi untuk menimba ilmu ke Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki. Di sana, ia mengaji, baik bersifat klasikal sampai sorogan ke para ulama yang didatangkan ke Ma’had Darut Tauhid.


Pada 2003, ia diperbolehkan pulang ke Sarang. Setelah pulang dari Makkah al-Mukarromah, ia menetap di Sarang dan mengajar di Pesantren Al-Anwar untuk membantu merealisasikan visi dan misi Mbah Moen, ayahandanya. Sampai Saat ini, Gus Kamil masih tercatat mengajar Ilmu Mushtholah Hadits.


Kontributor: Asmui

Editor: Musthofa Asrori

 

Berita Duka, KH Majid Kamil Maimoen Zubair Tutup Usia
Sumber: NU-Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *