Berita Islam

Berkah Wirid dari Kyai As’ad Situbondo, Pegawai kementrian agama DIY Ini Naik Haji

Dialah Bramma Aji Putra, seorang pegawai Kanwil kementrian agama DIY, yang berhasil naik haji tahun 2018 ini. Itu tidak lain berkah dari wirid yang ia dapatkan dari KH As’ad Syamsul Arifin Situbondo.

Semuanya berpulang ke Allah Swt waktu awal tahun sekarang penulis memperoleh tugas meliput Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama di Jakarta. Di sela tugas peliputan, sembari menghirup kopi, penulis menikmati senja di lobi hotel tempat Pelaksanaan. Dari jauh kelihatan Rektor UIN Sunan Ampel (waktu itu) Prof. Dr. Abd A’la. Tidak menanti lama, penulis mendekatinya.

“Sore Prof, lagi nyantai?” Basa-basi penulis kepadanya. “Iya, Mas,” sahutnya pendek. Kami pun terlibat omongan ringan sampai entah—malaikat dari mana—membisiki penulis untuk menanyakan ke Prof Abd A’la. “Prof, mbok saya dikasih amalan harian…”

ARTIKEL LAINNYA :
Gus Dur Dan Tanggal-Tanggal Bersejarah

Tercenung agak lama, Prof. Abd A’la melihat penulis. Sampai akhirnya beliau berbisik, “Saya dulu dapat ijazah wirid dari guru saya KH As’ad Syamsul Arifin Situbondo: Shalallâhu alaika yâ Rasûlallâh.” Menurut Prof. Abd A’la, wirid itu dibaca 1.000 kali dalam sehari semalam. Boleh dicicil setelah shalat ataupun di waktu senggang. “Yang penting dibaca dalam sehari-semalam seribu kali,” ujarnya.

“Jika mau baca wirid itu, mendawamkan tiap hari Anda dapat sesegera mungkin ziarah langsung ke makam Nabi ﷺ,” tegasnya mantap.

“Dalam shalawat ini mempergunakan kata ganti orang ke-2 ‘alaika yâ Rasûlâllâh’ ialah “atasmu wahai Rasulullah”, jadi seakan-akan Rasulullah datang di depan kita, Mas, atau tepatnya kita hadirkan,” sambungnya.

ARTIKEL LAINNYA :
Saat Kyai Hasyim Muzadi Mengenang Mbah Maridjan…

Kejadian pada akhir Januari 2018 itu tentu tidak akan terlupa. Singkat cerita, Maret 2018, dibuka lowongan petugas haji selaku bagian dari Media Center Haji (MCH). Beberapa yang dipersyaratkan penulis masuk untuk melakukan registrasi. Sebulan seterusnya ikut tahapan seleksi.

Dan berita bahagia Hadir di bulan Mei 2018: penulis dinyatakan lolos jadi MCH. Bulan Juni 2018 penulis ikut pelatihan selama 10 hari di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Pada 17 Juli 2018 berangkat ke Jakarta untuk keesokan harinya terbang ke Jeddah.

Selama 61 hari, penulis memperoleh Peluang yang tidak ternilai harganya untuk meliput ragam macam pemberitaan di Tanah Suci.

Masjidil Haram yang selama ini cuma ada di benak dan bayangan, sekarang nyata di depan mata. Tidak terbayangkan bahwa ini seluruh jadi riil, bukan angan semata. Selama di Tanah Suci, penulis memperoleh amanah jadi MCH Daerah Kerja Makkah. Pula memperoleh Peluang untuk liburan ziarah ke makam Nabi Muhammad ﷺ selama 3 hari di Madinah. Alhamdulillah ya Allah. Seluruh jadi nyata…

ARTIKEL LAINNYA :
Lam Yahtalim Qoththu Thoha - Lirik Teks Arab, Latin dan Artinya

Semoga Allah limpahkan ampunan ke kita, permudah jalan untuk ziarah ke Makkah dan Madinah. Wabil spesial ke KH As’ad Syamsul Arifin Situbondo dan Prof. Abd A’la, al-fâtihah…

(Bramma Aji Putra, Humas Kanwil kementrian agama DIY)

Source link | Berkah Wirid dari Kiai As’ad Situbondo, Pegawai Kemenag DIY Ini Naik Haji

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close

Adblock detected!

Matikan Adblock untuk membaca artikel atau berita yang anda cari. Terima kasih.