1585202103
1585202103

Bunuh 51 jema’ah Masjid di Selandia Baru, Pelaku Akhirnya Mengklaim Bersalah

Diposting pada 26 views

Bunuh 51 jema’ah Masjid di Selandia Baru, Pelaku Akhirnya Mengklaim Bersalah

Wellington, Warta Batavia
Pelaku aksi tembak kepada jemaah di 2 masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Brenton Tarrant, akhirnya mengklaim bersalah atas seluruh dakwaan yang dikenakan kepadanya. Ini Adalah hal yang mengejutkan sebab sebelumnya Tarrant Tidak mau seluruh dakwaan dan mengumumkan tidak bersalah.

Tarrant mengakui 51 tudingan tindakan mematikan, 40 tudingan percobaan tindakan mematikan, dan 1 tudingan melaksanakan tindakan terorisme dalam sidang yang dihelat di Kota Christchurch, Kamis (26/3). Sebab dia telah mengakui, maka tidak diperlukan lagi proses persidangan yang awalnya Direncanakan berlangsung selama enam Minggu dan diawali pada 2 Juni yang akan datang.

“Ya, bersalah,” kata Tarrant untuk Pengadilan Tinggi Christchurch melalui teleconference dari Sel Auckland waktu dakwaan dibacakan kepadanya, seperti dikabarkan AFP, Kamis (26/3).

Hakim yang memimpin persidangan, Cameron Mander, menjelaskan, Tarrant akan diganjar atas seluruh dakwaan yang diakuinya. walaupun seperti ini, tidak dijelaskan kapan putusan itu akan dibacakan. Tetapi, dia terancam hukuman bui seumur hidup. Selama menanti putusan, Tarrant dikirim kembali ke tahanan sampai 1 Mei yang akan datang. 

“Dia sudah diganjar atas masing-masing dan tiap-tiap dakwaan itu,” kata Mander. 

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengklaim lega dengan keputusan itu. Sebab legitimasi bersalah akan menghilangkan proses pengadilan yang panjang. Di samping itu, Ardern juga menjelaskan jikalau legitimasi bersalah tersebut akan memberi kelegaan bagi banyak orang yang hidupnya hancur dalam serbuan itu. 

READ
Rupiah Menguat ke Posisi Rp 16.500 per Dolar AS

“Legitimasi dan hukuman bersalah ini membawa pertanggungjawaban atas apa yang terjadi dan juga menyelamatkan Famili yang kehilangan orang yang digandrungi, mereka yang cedera, dan saksi lainnya, cobaan berat,” kata Ardern.

Sebagaimana diketahui, pada 15 Maret 2019 lalu seorang penganut paham white supremacy dari Australia Brenton Tarran (29) melakukan tembakan secara brutal ke arah orang-orang yang akan melakukan Shalat Jumat di 2 masjid di Kota Christchurch, yaitu Masjid Al-Noor dan Masjid Lindwood. Ironisnya, dia menyiarkan aksinya itu secara live di akun Facebooknya. Serbuan brutal itu mematikan 51 orang dan melukai puluhan lainnya.

Pewarta: Muchlishon
Editor: Fathoni Ahmad

Bunuh 51 jema’ah Masjid di Selandia Baru, Pelaku Akhirnya Mengklaim Bersalah
Sumber: NU-Online

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *