Nur Muhammad
Nur Muhammad

Cerita Nabi Muhammad 1: Lahirnya Cahaya

Diposting pada 46 views

Cerita Nabi Muhammad 1: Lahirnya Cahaya

Oleh: Gus Anis Mashduqi, Sekretaris LBM PWNU DIY.

Nabi Muhammad lahir hari Senin, 12 Rabiul Awal. Kalau mengacu untuk tahun masehi, tepatnya 571 M. Cahaya Muhammad menerangi dunia ini, lahir dari seorang wanita pandai nan mulia dari golongan Quraisy, Aminah putri Wahb.

Ia lahir yatim. Abdullah, sang ayah, putra Abd Al-Muthallib wafat di Madinah, sedangkan Nabi Muhammad masih dalam kandungan ibunya, di Makah.

Terkisahkan Abdullah yang tengah melaksanakan ekspedisi dagang ke negara-negara Syams, di antaranya ke Gaza, bareng sekelompok kafilah dagang. Waktu telah menuntaskan ekspedisi berdagang, mereka kembali ke Makah melewati jalur kota Madinah, dan waktu itu lah Abdullah menderita sakit. Abdullah berkata, “Biarkan saya tinggal di Famili paman-paman Bani ‘Adi putra An-Najjar. Abdullah tinggal di sana selama 1 bulan dalam keadan sakit dan belum juga membaik.

Para sahabat kafilah mulai berpamitan meninggalkannya dan sudah sampai ke Makah. Abd Al-Muthallib menanyakan soal putranya, Abdullah. Mereka menjawab dengan berat, “Kita wajib meninggalkannya bareng saudara paman-pamannya dari Bani An-Najjar, ia menderita sakit, tidak kuasa meneruskan perjalanan”.

Abd Al-Muthallib lantas mengutus putra bungsunya, Al-Haris, untuk menjenguk akan tetapi sesampainya di Madinah, Abdullah sudah wafat dan disemayamkan di sebuah lokus daerah An-Nabighah. Cepat ia kembali ke Makah untuk mengabarkan berita duka ini. Abd Al-Muthallib merasa sedemikian sedih, begitu juga saudara-saudaranya. Pada waktu itu, Nabi Muhammad masih janin di kandungan Aminah. Ayahandanya, Abdullah, meninggal dalam usianya ke 25 tahun di Madinah.

READ
Kerja Sama, Disiplin Medis, sampai Ikut Mengawasi

Peluang Baik itu ialah ujian ke-1 yang ditimpakan untuk seorang anak yang belum terlahir, meski ia tidak tahu apapun hikmah dari seluruh narasi ini, kecuali nantinya ia akan memahami, bahwa rangkaian takdir tengah mempersiapkan dirinya untuk jadi manusia besar, bersiap berhadapan dengan tugas yang juga teramat besar.

Allah SWT menyampaikan pesan ilahiyah untuk memberikan nama kepadanya Muhammad, pribadi yang terpuji, supaya kelak berjumpa antara nama dan perbuatan, berkesesuaian antara al-ism dan al-musamma, bertaut antara bentuk dan substansi.


Cerita Nabi Muhammad 1: Lahirnya Cahaya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *