Dampak Corona, Menaker Catat 130.456 Orang Buruh Dirumahkan dan Kena PHK

Dampak Corona, Menaker Catat 130.456 Orang Buruh Dirumahkan dan Kena PHK


Sumber: liputan6.com

Jakarta, Warta Batavia— Penyebaran virus corona memberikan intimidasi yang besar kepada bagian dunia usaha di Indonesia. Akibat virus ini, sebanyak 130.456 buruh dirumahkan dan terkena pemutusan hungan kerja (PHK).

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, buruh yang dirumahkan itu terdiri atas buruh formal, informal, dan pekerja. menurut data pada 4 April 2020, hitungan total perusahaan bagian formal yang dirumahkan dan di-PHK mencapai 3.841 buruh.

Pada bagian informal, hitungan total perusahaan yang dirumahkan dan di-PHK mencapai 14.263 orang. Adapun, kategor pekerja mencapai 64.412 orang.

Baca: 1.174 Hotel di Indonesia Tutup Akibat Corona

“Jadi data per tanggal 4 April, yang dirumahkan maupun di-PHK formal, informal ada 83.137. Per hari ini, datanya itu total 130.456,” kata Ida, Senin (6/4).

Ida menyebutkan, sebanyak 90 % keputusan strategi yang diambil oleh dunia usaha ialah merumahkan para pekerjanya. Perusahaan lebih memilih menghentikan sebagian usaha dengan merumahkan buruh atau meliburkan sementara.

Dia menceritakan, pihaknya waktu ini masih melaksanakan pemilahan terkait data buruh yang dirumahkan tetap dibayar, dirumahkan tetapi dibayar setengah gaji, dan buruh yang dirumahkan tanpa dibayar.

“Kita sungguh tengah memilah antara kategori tadi,” ujarnya.

Dia menyampaikan, bagian yang dapat ditunaikan oleh Kemenaker khususnya untuk buruh informal ialah memberikan program padat karya, seperti program pembangunan infrastruktur sosialisasi lingkungan, pada karya produktif, program kewirausahaan, dan program tenaga kerja mandiri.

Kecuali itu, Kemenaker juga menambah alokasi biaya untuk kartu prakerja yang ditujukan untuk korban PHK, yaitu dari awalnya dianggarkan sebesar Rp 10 triliun jadi Rp 20 triliun. (sh/kompas/tempo)

 


Dampak Corona, Menaker Catat 130.456 Orang Buruh Dirumahkan dan Kena PHK

loading...
READ
Pengiriman Tahanan Ditunda, MA Tidak Problem

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *