Derita Calon Penumpang di Bandara Internasional Hong Kong

alexametrics

Derita Calon Penumpang di Bandara Internasional Hong Kong

loading…

HONG KONG – Ribuan penumpang yang ingin meninggalkan Hong Kong terlantar di bandara. walau telah lebih dari 2 bulan aksi protes melanda Hong Kong, tapi banyak calon penumpang yang tidak menyangka jika aksi demonstrasi pada Senin (12/8) akan mengentikan penerbangan di bandara Internasional Hong Kong.

Setidaknya 180 penerbangan ke semua penjuru dunia dari Hong Kong dihentikan, sebab 5.000 demonstran anti pemerintah memadati bandara Internasional Hong Kong. Minimnya info dari maskapai membikin calon penumpang terus berdatangan ke bandara.

Sesampainya di bandara, calon penumpang tidak menemui petugas maskapai di meja check in. Para calon penumpang cuma dapat saling bertukar info 1 sama lain dan menanti di tengah ketidakpastian.

Mickey Lai (46) dan 2 anaknya yang masih kecil tiba di bandara pada Senin (12/8) pukul 9 malam waktu setempat dan siap untuk terbang kembali ke New York, sesudah menerima SMS pada jam 20:00 malam. SMS itu memberi berita jika penerbangan mereka akan berangkat pada pukul 23.00 malam.

Tetapi ternyata info itu tidak benar. “Itu ialah pesan palsu,” kata Lai, seperti dilansir dari South China Morning Post. Lai tidak sendirian, banyak penumpang lain yang mengalami nasib serupa.

“Kami memperoleh email dari Cathay Pacific bahwa penerbangan kami akan dilanjutkan, tetapi ternyata tidak,” kata Thanesha Rajoo (50) yang ingin kembali ke Johannesburg, Afrika Selatan, dari perjalanan pertamanya ke Hong Kong.

Cerita serupa mengenai hal penumpang yang tidak diberitahu mengenai hal pembatalan penerbangan muncul sejauh Senin malam. Biasanya, kisaran 100.000 orang tiap-tiap hari diberangkatkan dari bandara ini, tetapi di awal Minggu ini, ribuan Demonstran merusak planning perjalanan.

“Saya tidak tahu kapan mereka akan memulai (penerbangan) lagi, atau mengapa mereka dicancel,” kata seorang pelancong dari Australia, yang Tidak mau menyebutkan namanya. “Saya tahu beberapa orang menjelaskan untuk kami bahwa tidak aman, keluar (dari Hong Kong). Namun, ke mana kami akan berangkat? Saya tidak tahu kapan kami akan dijadwal ulang,” lanjutnya.

(esn)

Source by Agus

You might like

About the Author: Agus Mulyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *