Dewan Riset Daerah Khawatirkan Ketahanan Pangan Sumut

Dewan Riset Daerah Khawatirkan Ketahanan Pangan Sumut

23 May 2020, 01:30 WIB

Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara Penting mempersiapkan ketahanan pangan yang Adalah bagian bagian terdampak Covid-19. Apalagi, sampai Saat ini pandemi belum mempertunjukkan penurunan meski telah 2 bulan berjalan.

Koordinator Bidang Pertanian dan Kehutanan Dewan Riset Daerah Provinsi Sumut Basyaruddin menjelaskan, di tengah keadaan darurat korona, pemerintah mesti menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakatnya. “Untuk kebutuhan beras saja, Sumut memerlukan 160 ribu ton per bulan. Hitungan total tersebut mesti dipersiapkan jauh-jauh hari,” katanya, Jumat (22/5).

Untuk itu, Pemprov Sumut mesti memerhatikan bermacam aspek penguatan ketahanan pangan, mulai dari sisi produksi pangan sampai distribusi. Ke-2 sisi itu pun mesti dilihat secara sistemik.

Ada faktor yang menentukan di sistem produksi, misalnya ketersediaan kebutuhan pupuk dalam situasi pandemi ini. Belum lagi petani yang semangatnya tengah down lantaran pandemi.

Dalam keadaan tersebut, peran penyuluh pertanian amat pentiung untuk memberikan antusias. Pemerintah juga Penting memberikan stimulus ke petani.

Pada proses distribusi, menurut dia, pemerintah mesti memberi perhatian yang lebih agar tidak ada oknum yang menimbun pangan. Tidak sampai di situ, masarakat yang selama ini jadi konsumen juga Penting diedukasi agar dapat menghemat keperluan pangannya.

Kalau bahan pangan kurang, dapat saja menggantinya dengan bahan makanan dari yang selama ini dikonsumsi ke bahan makanan lain seperti ubi atau jagung (diversifikasi). “Tetapi masarakat juga mesti diedukasi terlebih dahulu sebelum melaksanakan hal tersebut,” imbuhnya. (R-1)

READ
Berhasil Kendalikan Wabah, Begini Cara Vietnam Hadapi Covid-19




Dewan Riset Daerah Khawatirkan Ketahanan Pangan Sumut

loading...

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *