1585282578
1585282578

Di Rumah Saja, Fatayat NU Lasem: Bukan Takut, Namun Punya nyali

Diposting pada 27 views

Di Rumah Saja, Fatayat NU Lasem: Bukan Takut, Namun Punya nyali

Rembang, Warta Batavia
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Lasem, Kabupaten Rembang, melalui ketuanya menyampaikan imbauan untuk semua masarakat terkait penyebaran Covid-19 yang kian meluas. Imbauan itu ia sampaikan melalui video singkat yang diupload ke media sosial, Kamis (26/3).

Dalam video itu, Ketua PC Fatayat NU Lasem, Fatimah Asri Mutmainnah, mengajak masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah agar tetap di rumah kalau tidak mempunyai kebutuhan yang amat mendesak untuk keluar. 

“Masarakat wajib mengupayakan kebaikan untuk kemaslahatan bareng. Di rumah saja, bukan artinya takut. Tetapi sebab bernyali,” tandas wanita yang kerap dipanggil Umi Aci ini dalam video berdurasi 2 menit 50 detik.

Dalam video yang dibuat di pesantren asuhannya tersebut, ia juga menerangkan bahwa di rumah saja artinya bernyali menyelamatkan hidup orang lain dan Famili tercinta, bernyali mengambil bagian dalam tugas kemanusiaan, dan bernyali masuk dalam barisan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kecuali itu, ia juga menerangkan cara menjaga imunitas tubuh dengan rajin mencuci tangan mempergunakan sabun serta air yang mengalir, mengonsumsi buah-buahan yang mengandung Vitamin C dan Vitamin E. Kecuali itu, juga berjemur dari jam 8-10 pagi minimal 30 menit sembari olah raga ringan.

Ditetapkannya 1 pasien positif Covid-19 di Rembang, menggugah hati wanita motivator ini untuk meminta lewat video yang dibuatnya. Melalui sambungan telepon, untuk Warta Batavia ia menyampaikan masukan untuk masarakat untuk tetap di rumah dengan melakukan aktivitas yang positif.

READ
ujung tertinggi Panen April, Kementan: Stok Beras Surplus sampai Mei

“Selama di rumah, kita punya quality time dengan Famili. Dalam keadaan seperti sekarang ini penting sekali untuk saling menguatkan, Memperingatkan, mendoakan, dan menjaga sampai pandemi ini berlalu,” ungkap Umi Aci.

Ia menambahkan, masarakat yang mempunyai Skill misalnya menjahit, dapat membikin masker untuk dijual atau disumbangkan. Mengingat betapa perlunya masker waktu ini untuk pelindungan diri dari virus.

Waktu ditanya Soal kekuatiran masarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup, Umi Aci bahkan kembali Menegaskan yang sudah disampaikan. Masarakat yang Ada di rumah artinya mempunyai keberanian. Bagian alasannya sebab mereka dapat melawan kekuatiran terpapar virus corona.

“Mereka yang bernyali tetap Ada di rumah itu artinya meyakini apa yang pernah diucapkan Nabi Saw, bahwa barang siapa yang tinggal di rumahnya saat terjadi wabah, maka dia akan memperoleh pahala syahid walaupun tidak meninggal dunia. Ini artinya, di rumah saja sama halnya dengan jihad. Allah akan menjamin rezeki orang yang berjihad,”pungkasnya.

Kontributor : Afina Izzati
Editor: Musthofa Asrori
 

Di Rumah Saja, Fatayat NU Lasem: Bukan Takut, Namun Punya nyali
Sumber: NU-Online

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *