7d9967b46ee454376bd1099fd93bd042
7d9967b46ee454376bd1099fd93bd042

Dianggap Tidak Sensitif, Panlih Punya Respon

Diposting pada 28 views

Dianggap Tidak Sensitif, Panlih Punya Respon

26 March 2020, 18:50 WIB

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (wagub) DKI Jakarta membantah terburu-buru melaksanakan pemilihan dan tidak sensitif pada imbauan pemerintah untuk menjaga jarak atau social distancing.

Ketua Panlih Wagub DKI Farazandhi menyebut pemilihan wagub yang Direncanakan pada 6 April yang akan datang telah sesuai tata tertib. Dia menambahkan bahwa pemilihan wagub amat penting terlebih di masa genting berhadapan dengan wabah covid-19 waktu ini.

“Kami meyakini daya-kerja Pak Gubernur tidak dapat sendiri dalam berhadapan dengan wabah pandemik. Bayangkan banyak kepala daerah yang terkena, tapi ada back up-nya atau ada wakilnya. Sekarang, ya kami tidak berkeinginan. Kami mendoakan Pak Gubernur senantiasa sehat, tapi ini kan wabah paling besar di Jakarta. Tentu butuh ‘back up‘,” kata Farazandhi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (27/3).

Baca juga: Tok! DPRD Setuju Pemilihan Wagub DKI Dihelat 6 April

Farazandhi yang juga politikus PAN ini malah kuatir penundaan pemilihan wagub DKI akan kian memberatkan tugas memimpin Jakarta waktu ini. Ia juga mengkhawatirkan penundaan yang akan kian lama malah jadi beban bagi member dewan sebab kurang dapat menjalankan tugasnya memilih wagub sesuai Undang-undang No. 10 tahun 2016 soal Pilkada.

“Kita menyaksikan tren. Ini (covid-19) sungguh mulai nanjak. Kami meyakini peak-nya nih belum, masih nanti. Makin ditunda, kami juga tidak tahu, ini mau ditunda sampai kapan. Makanya kami minta kejelasan,” tukasnya.

READ
Update Corona 23 Maret: 579 Positif, 30 Sembuh & 49 Meninggal

Ia juga menjamin dalam pemilihan wagub nantinya akan melaksanakan protokol kesehatan untuk menjaga agar covid-19 tidak menulari partisipan yang datang.

Oleh karena itu, sebelum pemilihan wagub DKI, ia memotivasi semua member DPRD yang belum melaksanakan medical check-up (MCU) setelah dari Lawatan kerja atau ikut agenda di luar Jakarta lainnya untuk cepat melaksanakan MCU.

“Jadi, panlih punya kewajiban untuk memastikan dan menjamin keamanan keamanan dan kelancaran berlangsungnya paripurna pemilihan wagub nanti,” tegasnya.

 




Dianggap Tidak Sensitif, Panlih Punya Respon

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *