Gus Dur
Gus Dur

Dijepit Amerika dan Irak, Ini Cara Gus Dur Meloloskan Diri

Diposting pada 28 views

GUS DUR ATAWA ABU NOODLE?

Pasca Perang Teluk ke-1, Amerika memprakarsai embargo perdagangan minyak kepada Iraq. Selaku imbangannya, dibuatlah program “Oil for Food”. Artinya, Iraq cuma boleh menjual minyak untuk berbelanja makanan dan obat-obatan bagi rakyatnya.

Pemerintah Amerika pada waktu itu kemudian meminta Gus Dur untuk jadi Duta PBB dalam rangka program “Oil for Food” tersebut. Gus Dur gamang. Buat Gus Dur, Amerika dan Iraq sama-sama Sahabat. Permintaan itu membikin Gus Dur jadi terjepit: jika mau, Iraq marah, jika nggak mau, Amerika yang marah. Gimana caranya kabur?

“Saya bersedia, asalkan diijinkan oleh Pak Harto selaku Presiden Republik Indonesia,” begitu respon yang beliau berikan.

Habis memberikan respon itu, Gus Dur buru-buru menghadap Pak Harto untuk mengadukan perihalnya.

“Saya mohon agar Bapak mengumumkan tidak memberi ijin,” kata beliau untuk Pak Harto.

“Lho? Kenapa? Kan bagus itu?”

“Wah… saya yang repot nanti, Pak…. Di Palestina ada pemimpin teroris terkenal, nama panggilannya Abu Nidal. Jika saya jadi Duta ‘Oil for Food’, kan kerjaan saya nanti keliling bagi-bagi mie instan. Saya kuatir gara-gara itu saya kemudian dijuluki ABU NOODLE!”

Pak Harto ketawa dan meluluskan pemohonan Gus Dur.

Penulis: KH Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU.

Dijepit Amerika dan Irak, Ini Cara Gus Dur Meloloskan Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *