Dinilai Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

4cfd167ed99ff4b04ed0e601dbfb6e40

Dinilai Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

APLIKASI pelacak kontrak covid-19 milik pemerintah Qatar memicu kecaman sebab dinilai menabrak privasi penduduk.

Seperti negara lain di dunia, Qatar beralih ke ponsel untuk melacak pergerakan penduduk mereka dan melacak siapa saja yang melaksanakan kontak dengan mereka. Hal itu membantu pemerintah mengawasi infeksi covid-19 dan mengingatkan penduduk Soal kemungkinan tertular.

Aplikasi itu mempergunakan bluetooth untuk menge-ping ponsel terdekat yang dapat dihubungi kalau penggunannya Ada di dekat orang yang bergejala atau positif covid-19.

Baca juga: Langgar Jam Malam Covid-19, Presiden Austria Minta Maaf

Akan tetapi, akses aplikasi itu kepada keberadaan penggunannya memicu ketakutan pelanggaran privasi.

READ  Warga Makin Disiplin, Dokter Reisa Menyebut Zona Hijau Bertambah

Kecuali itu, aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pemakai gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi itu melaksanakan sambungan telepon tanpa izin.

“Saya tidak mengerti mengapa aplikasi ini memerlukan izin-izin itu,” ucap seorang warganet di Facebook.

Justin Martin, seorang guru besar jurnalisme di Qatar, mengingatkan pemerintah bahwa memaksakan aplikasi semacam itu dapat mengikis kepercayaan penduduk.

Pemerintah Qatar meluncurkan aplikasi Ehteraz, yang artinya waspada, pada April dan pada Jumat (22/5), mengharuskan semua penduduk untuk meng-install aplikasi itu di ponsel mereka.

Masyarakat yang tidak meng-install aplikasi itu terancam hukuman hotel prodeo selama 3 tahun. (AFP/OL-1)


READ  Memaknai Ulang Ketentuan Belajar dari Rumah
#Akhiri Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi support@dable.io (end in-article) -->


Dinilai Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

loading...