ning tutik kajen
ning tutik kajen

Engkau Perempuan Biasa, Belajarlah Agar Jadi Istimewa

Diposting pada 33 views

Engkau Perempuan Biasa, Belajarlah Agar Jadi Istimewa

Berkeinginan para wanita, khususnya adek adek, anak-anakku serta anak anak didikku menyadari perlunya belajar. Khususnya bagi kita, yang nantinya akan jadi istri, jadi ibu dan jadi menantu.

Tidak Penting terburu-buru mengejar jodoh di usia belajar. Nikah berlebihan muda, disamping menyalahi aturan hukum negara, juga pasti berat untuk bocah kecil nasab kita nantinya. Sebab dunia yang kian “edan” maka saban ibu butuh bekal lebih banyak sebelum masuk gerbang perkawinan.

Jangan coba-coba bandingkan diri kita dengan Sayyidah Aisyah yang nikah di usia 9 tahun. Sebab kita ialah perempuan biasa yang tidak mempunyai keistimewaan apa-apa. Sehingga untuk jadi ibu yang baik untuk anak anak kita nantinya, kita Penting belajar dan berpengetahuan.

Coba tanyakan pada dirimu sendiri, telah cukupkah bekalku untuk membimbing anak anakku nanti dalam membaca al Quran, memahami fiqh keseharian dan membimbing mereka untuk jadi manusia yang berguna untuk sesama dan diridloiNYA.

Senantiasa sedih kalau menyaksikan para wanita muda yang seperti tidak mempunyai gairah belajar. Ada di tengah lautan ilmu tapi tidak berharap menyerap lezatnya ilmu pengetahuan. Lihatlah para santri yang menempuh perjalanan berkilo kilo meter untuk untuk mencecap kenikmatan ilmu dari tetesan pengetahuan para guru. Lihatlah berbondong manusia menginginkan mempunyai Peluang untuk berguru untuk paklek, bulek, pakde, bude, simbah, simbah buyutmu, dll. Tidakkah gairah belajar mereka menggerakkan hatimu untuk sekedar belajar dan berhasrat untuk jadi pintar??

READ
Menyelami Makna Kesabaran

Kita ini bukanlah Sayyida Aisyah yang istimewa dan mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Sebab kita perempuan biasa, kita Penting bersungguh-sungguh dalam belajar dan berguru. Kita Penting memahami perlunya nyantri untuk kyai. Sekali lagi jangan bandingkan usia Sayyidah Aisyah waktu nikah dengan menjadikan rujukan usia nikah.

Engkau perempuan biasa, belajarlah agar jadi istimewa. NGAJI BEN AJI.

Cc. Para wanita di hatiku: semoga Alloh menggerakkan hatimu untuk menyadari hakekat penciptaanmu di dunia. Yaitu untuk jadi madrasah bagi anak anakmu dan masyarakatmu. Sing jenenge madrasah iku yo.. kudu iso ngaji. Ora cukup cuma ayu…

Penulis: Ibu Nyai Tutik N. Jannah, IPMAFA Kajen Pati.


Engkau Perempuan Biasa, Belajarlah Agar Jadi Istimewa

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *