Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / GADGET / Google Bersihkan Play Store dari Aplikasi Nakal Asal China

Google Bersihkan Play Store dari Aplikasi Nakal Asal China

/
/
/
9 Views

Google Bersihkan Play Store dari Aplikasi Nakal Asal China

loading…

MOUNTAIN VIEWDeveloper atau pengembang aplikasi Android yang berhasil dengan lebih dari setengah miliar pemasangan kreditnya mengambil keputusan menghapus aplikasi dari Google Play Store.

Website Phone Arena memberitahukan, DO Global yang berbasis di China, sudah menghapus 46 aplikasi dari Google Android Storefront. Vonis ini menyusul penyelidikan yang dilaksanakan oleh BuzzFeed pascapenemuan problem serius dengan aplikasi yang dihapus.

Sebelum Google mulai mengambil tindakan kepada pengembang, DO Global yang mempunyai kisaran 100 aplikasi di Google Play Store, menjadikan ini bagian tindakan terbesar yang pernah diambil kepada pengembang aplikasi oleh Google. Aplikasi yang tersisa juga akan cepat dihapus.

DO Global ialah anak perusahaan yang sepenuhnya dipunyai oleh perusahaan internet terkenal China, Baidu. Tetapi tahun lalu, unit itu diputus dan Baidu mempertahankan 34% saham.

Laporan awal dari BuzzFeed menjelaskan, setidaknya enam aplikasi dari DO Global akan mengklik iklan bahkan kalau aplikasi tersebut tidak dipakai. Firma keamanan online, Checkpoint, bekerja sama dengan BuzzFeed, menemukan aplikasi-aplikasi yang diisi malware berlabel PreAMo.

Aplikasi-aplikasi ini secara curang mengklik iklan banner yang dilayani oleh jaringan iklan seluler Presage, Admob, dan Mopub. Checkpoint mengumumkan, malware diinstal dari enam aplikasi dan totalnya ada 90 juta kali.

Beberapa aplikasi yang terlibat pengkreditan pengembang seperti “Pic Tools Group” dan “Photo Artist Studio”, dan kepemilikan mereka yang sejatinya disembunyikan oleh DO Global. Ini pelanggaran lain dari aturan Play Store.

Info kontak pengembang juga tak sama di beberapa aplikasi atau dengan kata lain menggelapkan pemilik sejatinya. Nama sejatinya, termasuk aplikasi, seperti RAM Master-Memory Optimizer; Photo Editor-Makeup Camera & Photo Effects dan Crashy Cops.

DO Global sendiri mengakui bahwa aplikasinya mempunyai 250 juta user aktif bulanan, dan menjelaskan bahwa platform iklan selulernya mencapai 800 juta orang.

“Kami sepenuhnya memahami keseriusan Sangkaan tersebut. Oleh sebab itu, sesudah membaca laporan mengenai hal aplikasi kami, kami cepat melaksanakan penyelidikan internal Soal problem ini. Kami menyesal menemukan penyimpangan dalam beberapa pemanfaatan produk kami atas iklan AdMob. Mengingat hal ini, kami sepenuhnya memahami dan menerima keputusan Google,” kata Do Global dalam Penjelasan resminya.

“Kecuali itu, kami secara aktif bekerja sama dengan mereka dengan melaksanakan pemeriksaan menyeluruh kepada tiap-tiap aplikasi yang terlibat … bergerak maju, kami akan secara ketat ikut peraturan yang relevan dan terus melaksanakan tinjauan komprehensif kepada produk kami. Terakhir, selama proses ini, kami sudah menyebabkan kesalahpahaman dan keprihatinan besar sebab kami tidak dapat berkomunikasi secara pas waktu dan memberikan info komprehensif. Kami menawarkan permintaan maaf tulus kami,” kata DO Global lagi.

Dalam sebuah pernyataan, Google menjelaskan, mereka akan senantiasa menyelidiki perilaku jahat yang Ada di aplikasi. Saat mereka menemukan pelanggaran, ini akan melarang pengembang memonetisasi aplikasi melalui AdMob dan/atau menghapus aplikasi dari Play Store. (Nabil Alfaruq)

(mim)

by Ahmad Fawas

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar