Gran dan Gojek Tutup Servis Pengantaran Orang via Ojek

Gran dan Gojek Tutup Servis Pengantaran Orang via Ojek

GOJEK dan Grab Indonesia telah menutup sementara legal servis pengantaran orang dengan motor.

Langkah ini setelah dengan Peraturan Gubernur No 33 tahun 2020 selaku dasar hukum penyelenggaraan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Payung hukum itu diteken Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan.

Saat Media Indonesia mencoba aplikasi GoRide pada aplikasi Gojek, fitur angkutan 2 roda itu sungguh belum dimatikan.

Tapi, waktu kastemer memilih fitur GoRide dan memilih rute yang diingingkan, aplikasi langsung mengarahkan untuk mempergunakan servis Gocar.

Hal serupa terjadi kalau kastemer hendak mempergunakan fitur ojek pada Grab.

Adapun Anies menjelaskan, pengemudi ojol cuma boleh menghantar barang selama PSBB diterapkan selama 14 hari semenjak Jumat (10/4).

“Angkutan barang,fasilitas angkutan roda 2 berbasis aplikasi dengan batasan mengangkut barang dan tidak untuk orang. Pergub ini masih ikut Permenkes. Ojek boleh untuk barang tapi tidak untuk orang. Apabila ada Pergantian kita akan menyesuaikan,” kata Anies.

Terpisah, Chief of Corporate Affairs Go-jek, Nila Marita, menjelaskan bahwa pada prinsipnya pihaknya senantiasa berusaha untuk mentaati regulasi-regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk menjaga warga dari dampak wabah virus korona. (OL-8).

 



READ
Update Covid-19 di Indonesia 10 Mei 2020: Positif 14.032 Orang, 2.698 Sembuh & 973 Meninggal
-->


Gran dan Gojek Tutup Servis Pengantaran Orang via Ojek

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
loading...

Sebarkan ini:

Recommended For You

About the Author: Hendro Purwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *