Gunakan Pekarangan dan Pot, Nahdliyin Jateng Siap Hadapi Krisis Pangan

Gunakan Pekarangan dan Pot, Nahdliyin Jateng Siap Hadapi Krisis Pangan

Purbalingga, Warta Batavia

Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Pertanian dan Perikanan Nahdlatul Ulama (LPPNU) Jawa Tengah mendukung penduduk NU untuk bersiap diri berhadapan dengan krisis pangan dengan menanam bermacam tanaman pangan semusim di pekarangan rumah dan pot-pot bunga.

Ketua PW LPPNU Jateng Suroso Abdul Rozaq menjelaskan, waktu ini penduduk NU Jateng  sudah bersiap diri untuk berhadapan dengan keadaan sebenarnya terburuk akibat pandemi Covid-19 di bidang penyediaan pangan dengan menanam tanaman pangan cepat panen.

“Perkiraan krisis pangan yang akan terjadi di tengah pandemi Covid-19 ini bukan sebab kelangkaan bahan pangan akibat gagal panen, tetapi  sebab   penduduk terdampak kesanggupan belinya amat terbatas,” kata Suroso untuk Warta Batavia di Purbalingga, Rabu (20/5).

Dikatakan, sementara ini jalan penyelesaian yang ditempuh pemerintah untuk menanggulanginya ialah dengan membagikan sembako untuk warga miskin dan terdampak tanpa mengetahui sampai kapan gelontoran dukungan ini tetap berlangsung.

“Inilah yang Penting dipikirkan agar semua beban tidak terpusat pada pemerintah yang telah pasti kemampuannya terbatas. LPPNU Jateng waktu ini tengah berusaha untuk mengajak nahdliyin membangun kemandirian dengan menanam tanaman pangan semusim atau cepat panen,” ujarnya.

Dikatakan, untuk merealisasikan itu penduduk dapat menggunakan lahan-lahan pekarangan atau sisa tanah yang ada bahkan pot-pot bunga untuk menanam tanaman semusim itu. 

READ
Kami Akan Hentikan Pengiriman Minyak dari Arab Saudi

Gerakan mengoptimalkan lahan itu lanjutnya, Saat ini telah berjalan di beberapa daerah.  Di antaranya di Kabupaten Sragen, Purbalingga, Banjarnegara, dan beberapa kabupaten dan kota lainnya.

Dia menambahkan, LPPNU Jateng waktu ini tengah memonitor gerakan itu seraya meyakinkan untuk penduduk, kalaupun toh nanti pada waktu panen pemerintah masih sanggup menanggulangi krisis pangan dengan caranya itu, hasil panen dapat disimpan di lumbung-lumbung pangan Nusantara yang telah disiapkan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) di tiap kabupaten/kota di Jateng.

Ketua PW LAZISNU Jateng Muhammad Mahsun menyambut gembira kesiapan LPPNU Jateng yang tengah menggerakkan penduduk NU menggunakan saban jengkal tanah untuk menanam tanaman pangan.

“Dari monitoring  tim manajemen LAZISNU Jateng diperoleh temuan bahwa  penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan berhadapan dengan hambatan keterbatasan lahan untuk menanam tanaman pangan,” ujarnya. 

Menurut dia, hal itu dapat diatasi dengan menggunakan pot-pot bunga atau polibag, tentu dengan sokongan teknologi terapan yang aplikatif. “meskipun Nahdliyin Jateng telah siap, tetapi kami menginginkan pandemi ini cepat berakhir dan tidak sampai terjadi krisis pangan,” pungkasnya.

Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz

Gunakan Pekarangan dan Pot, Nahdliyin Jateng Siap Hadapi Krisis Pangan
Sumber: NU-Online

loading...

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *