Habib Ali Al-Jufri Imbau Ummat Islam Tidak Mudah Mengafirkan dan Mengharamkan

Habib Ali Al-Jufri Imbau Umat Islam Tak Mudah Mengafirkan dan Mengharamkan

Habib Ali Al-Jufri Imbau Ummat Islam Tidak Mudah Mengafirkan dan Mengharamkan

Berita Islam – Ulama kharismatik asal Uni Emirat Arab Habib Ali Zainal Abidin Bin Abdurrahman Al-Jufri mengajak ummat Islam di Indonesia untuk tetap merawat persatuan dan kerukunan antar sesama. Kalau ada pandangan yang tak sama, seorang Muslim tidak boleh langsung mengharamkan atau mengkafirkan sebab berkemungkinan menimbulkan konflik agama.

“Kita selaku ummat Islam tidak boleh langsung mengafirkan antarsesama, tidak boleh langsung mengharamkan,” kata Habib Ali Zainal Al-Jufri waktu jadi pembicara Inti Seminar Internasional di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, Jaktim, Sabtu (30/11).

Ia mencontohkan waktu ada kubu Islam mengkritik filsafat Imam Ghazali dan menuding Imam Ghazali sudah keluar dari ajaran Islam yang diriwayatkan dalam kitab Tahafut At-Tahafut karya Ibnu Rusyd. Orang tersebut mengkritik pemikiran Imam Ghazali sebab tidak membaca sepenuhnya Kitab Imam Ghazali, Tahafut Al-Falasifah.

Padahal, ucap Habib Ali, dalam kitab karangan hujjatul Islam tersebut diuraikan secara rinci bagaimana filsafat Imam Ghazali yang dimaksud.

Baca Artikel Lainnya:  Amat Penting Untuk 100 Tahun Indonesia

“Orang yang mengkritik Imam Ghazali belum memahami filsafat Ghazali secara utuh bahkan komentator pandangan Al-Ghazali cuma mencuplik pandangan komentaaor lain bukan dari bacaan dia. Itu kekurangan kita,” kata sahabat yang juga murid Habib Umar bin Hafidz ini.

Apalagi kata Habib Ali, kalau ada kubu Muslim yang memaksakan ummat untuk tidak memilih atau menaati pemimpin non-Muslim melalui fatwa, maka kubu tersebut sudah mempermainkan agama. Bagi Habib Ali, kalau hasil musyawarah atau Pemilihan Umum pemimpinnya ialah non-Muslim maka dalam konteks berbangsa dan bernegara mesti dihormati.

“Namun menurut saya MUI, Muhammadiyah dan NU tidak mungkin mengeluaran fatwa yang cuma-cuma seperti mengharamkan memilih pimpinan non-Muslim tadi. Itu cuma dikerjakan kubu islam yang tidak kredibel,” tegasnya.

Sebagaimana dimaklumi, Habib Ali Al-Jufri berkunjung Indonesia dalam rangka safari dakwah. Ini telah kesekian kalinya Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri bersilaturahim dengan Muslim Indonesia. Beliau tiba di Indonesia semenjak Jumat (29/11) kemarin,

Dalam rangkaian agendanya, Jumat 29 November 2019 pas pada pukul 20.00 WIB Habib Ali kemarin Habib Ali sudah mengisi Kajian Nilai-nilai Qur’ani pada Generasi Milenial di Masjid Nabawi Pesantren Tahfizh Darul Quran, Jakarta.

Baca Artikel Lainnya:  Asosiasi Pebisnis Muda Indonesia Deklarasi Sokong Presiden Jokowi-Ma'ruf

Lalu, hari ini Sabtu 30 November 2019 pas pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB beliau ikut hadir aktifitas International Conference on Islam and Civilitazion di UNJ Jaktim.

seusai itu besok Ahad 1 Desember 2019 pukul 07.00 akan ikut hadir Tabligh Akbar dengan tema Meneladani Nabi Saw di Pesantren Darul Halim. seusai itu langsung ke Kota Malang untuk mengisi Tablig Akbar Majelis Ta’lim wal Maulid Ar-Ridwan pada Senin, 2 Desember 2019 pukul 19.00 WIB lalu.

Agenda seterusnya pada Kamis 5 Desember 2019 pukul 12.00 WIB lalu mengisi kajian dengan tema Mencetak Generasi Milenial Muslim Rahmatan lil Alamin di Auditorium UNNES, Sekaran, Gunung Pati dan pada Sabtu 7 Desember 2019 mengisi Kajian Tasaawuf di Zawiyah Arraudhah Tebet Jakarta Selatan pukul 12.00-15.00 WIB dan Majelis Spesial Pukul 18.00-20.00 WIB.

Sumber: NU Online

Habib Ali Al-Jufri Imbau Ummat Islam Tidak Mudah Mengafirkan dan Mengharamkan

Habib Ali Al-Jufri Imbau Umat Islam Tak Mudah Mengafirkan dan Mengharamkan

You might like

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *