Habib Bahar Smith yang Pernah Ejek Banser Divonis 3 Tahun Hotel prodeo

Habib Bahar bin Ali bin Smith. Foto: Istimewa.

Islam Nusantara – Habib Bahar bin Ali bin Smith divonis 3 tahun sel dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan masa tahanan. Majelis hakim mengambil keputusan Habib Bahar terbukti secara sah dan meyakinkan sudah melaksanakan penganiayaan yang masuk dalam tindak kejahatan.

Baca juga: Lagi, Banser Buat Ulah, Kali Ini Banser Ketapang Jaga Kajian agama Habib Bahar bin Smith

Kecuali itu, perbuatan Habib Bahar dianggap termasuk merampas kemerdekaan orang sampai mengakibatkan cedera berat serta aksi anarkis kepada anak.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Habib Sayyid Bahar bin Smith dengan pidana sel selama 3 tahun dan denda Rp50 juta dan tetap Ada dalam tahanan dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti dengan pidana 1 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Edison Muhamad dalam sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (10/07/2019) dilansir dari Antaranews.com.

Hakim menyebutkan hal yang memberatkan ialah Habib Bahar pernah diganjar, perbuatan Bahar mengakibatkan 2 orang jadi korban serta merugikan nama dan santri di pesantren. Sementara hal yang meringankan ialah berperilaku sopan, terus jelas dan berjanji tidak akan berbuat lagi serta menyesali perbuatannya, adanya usaha perdamaian dengan korban dan meminta maaf.

sebelum ini, masih dilansir dari Antaranews.com, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Habib Bahar Smith dengan hukuman 6 tahun sel dan denda sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan. Dia dipercayai bersalah dan terbukti menganiaya 2 remaja sesuai dengan fakta-fakta persidangan.

Perkara penganiayaan menimpa 2 remaja yaitu Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi atau Zaki. Bahar menganiaya keduanya di pondok pesantren Tajul Alawiyyin milik Bahar di wilayah Bogor pada Desember 2018.

Habib Bahar Smith berjalan keluar ruangan sidang yang dihelat Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram Kota Bandung, Selasa (09/07/2019). Foto: Antara.

Pernah Ejek Banser
Catatan Islam Nusantara, Senin 20 November 2017, Habib Bahar penah meledek Banser waktu Banser dituduh membubarkan kajian agama di Garut Jawa Barat.

Dalam sebuah Video Recording, Habib Bahar tampak nantang-nantang seperti orang ngajak ribut. “Ada 1 Ormas, namanya Banser,” katanya.

”Kau tahu, Banser senantiasa ngomong, “kami penjaga NKRI, kami penjaga NKRI, Kami penjaga NKRI”. Hei Banser, jikalau engkau penjaga NKRI Hadir ke Papua sana, lawan OPM. Bukan bubarin kajian agama. Kirain datangnya ke Papua, lawan OPM, kok bubarin kajian agama? Hah!” tuduh Habib Bahar.

Habib Bahar meneruskan hujatan-hujatannya ke Banser. Dia bilang, kajian agama di Garut tempo hari mau dibubarin Banser, bahkan diancam-ancam. Tetapi dari pembicaraanya, “beliau” sejatinya tidak paham betul problem yang sejatinya.

”Jika sungguh benar mereka (Banser, Red) bubarin kajian agama, tempat itu akan jadi kuburan bagi mereka,” teriak Habib makin lantang disambut riau jemaah setianya. [Islam Nusantara/pin]

Source by Ahmad Zainuddin

You might like

About the Author: Ahmad Zainudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *