Hormati Nyepi, Wilayah Bromo Ditutup 2 Hari

Diposting pada
Views: 467
Read Time:1 Minute, 40 Second

Hormati Nyepi, Wilayah Bromo Ditutup 2 Hari

Warta Batavia-MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS menutup aktifitas wisata di wilayah Gunung Bromo pada Rabu-Kamis, 25-26 Maret 2020. Penutupan itu dikerjakan untuk menghormati perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942.

Kepala Balai Besar TNBTS John Kennedie menjelaskan penutupan secara total. Yaitu tidak ada aktivitas wisata di wilayah Bromo mulai pukul 00.00 WIB pada 25 Maret sampai 26 Maret 2020 pukul 05.00 WIB.

“Terkait warning Hari Raya Nyepi 2020, untuk sementara aktifitas wisata di Gunung Bromo ditutup secara total,” kata John, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 10 Maret 2020.

John menerangkan penutupan secara total wisata di wilayah Bromo tersebut sesudah memperhatikan surat yang dikirim oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo nomor: 268/Nyepi/PHD-KAB/II/2020 tanggal 28 Februari 2020.

John menambahkan, teknis penutupan ialah menutup arus wisata dari arah Probolinggo tepatnya di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura. Lalu dari arah Pasuruan, penutupan dikerjakan di Desa Tosari, Kecamatan Wonokitri.

Sementara dari arah Malang serta Lumajang, ditutup di Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

“Penutupan aktifitas wisata tersebut dikerjakan dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi,” ucap John.

sebelum ini, di wilayah Gunung Bromo juga dikerjakan penyelenggaraan car free month atau hari bebas kendaraan bermotor selama 1 bulan full. Itu dikerjakan untuk menghormati penyelenggaraan Megengan Wulan Kepitu, bagi warga Tengger.

READ  Grand Canyon Indoneisa - Air Terjun Sri Gethuk Jogja

Waktu itu, terhitung mulai 24 Januari sampai 24 Februari 2020, wilayah wisata Bromo bebas dari kendaraan bermotor. Tapi para wisatawan masih diperkenankan untuk berwisata selama tidak mempergunakan kendaraan bermotor.

Gunung Bromo Adalah bagian destinasi unggulan di wilayah Jawa Timur. Tercatat, pada 2019, hitungan total Lawatan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencapai 690.831 orang.

Dari hitungan total total tersebut, sebanyak 669.422 orang Adalah wisatawan dalam negeri, sementara 21.409 lainnya Adalah wisatawan Luar negeri. Total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Lawatan wisatawan itu pada 2019, mencapai Rp22,86 miliar. (yos)

Hormati Nyepi, Kawasan Bromo Ditutup Dua Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *