imam ahmad dan imam syafii
Imam Ahmad Dan Imam Syafii

Imam Ahmad bin Hanbal dan Penggembala Kambing

Diposting pada 10 views

Suatu tatkala Imam Syafi’i berjalan bareng muridnya, Imam Ahmad ibn Hanbal, rahimahumallāh. Seketika keduanya bertemu dengan Syaibān al-Rā’ī, penggembala kambing yang dikenal selaku sufi yang zahid. 

“Imam, izinkan saya berbicara dengan orang ini,” Ahmad mohon izin pada sang guru, Imam Syafi’i.

“Alaaah… biarin ajalah, Ahmad. Biarkan dia dengan urusannya sendiri,” sergah Syafi’i.

Tetapi Ahmad setengah memaksa. “Sebentaaar saja, Guru”, ujarnya.

Ahmad pun mendekat pada si gembala, lalu terjadilah dialog berikut ini:

+ Ahmad (A): “Wahai gembala, beritahu saya berapa ekor untuk Allah dlm saban 4 puluh ekor kambing?”
– Syaibān (S): “Menurut Anda semua atau menurut kami?”
+ A: “Lho, memangnya ada 2 agama? 2 syariat?”
– S: “Katakan dulu, menurut Anda semua atau menurut kami?”
+ A: “Baik, iya menurut kami”.
– S: “Menurut Anda semua, dalam saban 4 puluh kambing, 1 ekor untuk Allah”.
+ A: “Sekarang, menurut Anda semua?”
– S: “Semuanya milik Allah. Kami cuma pinjam kepada-Nya”.

Imam Ahmad amat kagum dengan respon Syaibān. Ia pun tergelitik untuk menanyakan lagi:

+ A: “Syaibān, kalau seseorang ragu dlm shalatnya apakah sudah mencapai 4 rakaat atau 3 rakaat, apa yang wajib dia lakukan?”
– S: “Menurut Anda semua atau menurut kami?”
+ A: “Menurut kami”.
– S: “Ambil bilangan yang lebih kecil, lalu nambah 1 rakaat, lalu di akhir shalatnya bersujud sahwi”.
– A: “Menurut Anda semua?”
+ S: “Menurut kami, orang tersebut lalai, hatinya lupa pada Allah dan, oleh karenanya, patut diberi hukuman”.

ARTIKEL LAINNYA :
KH Hamid Pasuruan dan Kisah Nyata Bijak Penentuan Wukuf Arofah

Subhanallah, kontan saja Imam Ahmad pingsan. Cukup lama beliau pingsan sehingga beberapa shalat terlewatkan. sesudah siuman, Imam Syafi’i bilang: “Telah saya bilang tadi, biarkan si gembala itu dengan urusannya sendiri, tapi kau tidak mau dinasihati” []

(Penulis: Zainul Muin Husni)

Imam Ahmad bin Hanbal dan Penggembala Kambing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *