Imbauan KBRI Beirut untuk WNI di Lebanon Pasca-Ledakan Dahsyat
Imbauan KBRI Beirut untuk WNI di Lebanon Pasca-Letusan Dahsyat

Imbauan KBRI Beirut untuk WNI di Lebanon Pasca-Letusan Dahsyat

Diposting pada
Views: 29
Read Time:1 Minute, 28 Second

Imbauan KBRI Beirut untuk WNI di Lebanon Pasca-Letusan Dahsyat

Jakarta, Warta Batavia

Letusan dahsyat terjadi di Pelabuhan Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8) sore waktu setempat. Hal tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa dan ribuan orang luka-luka. Letusan itu juga menghancur-leburkan gedung-gedung dan Sarana di sekitarnya.


Sehubungan dengan hal itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut meminta untuk semua Masyarakat Negara Indonesia (WNI) diimbau untuk tetap waspada dengan tidak panik.


“Waspada tapi tidak panik, dan senantiasa ikut Kemajuan situasi melalui media setempat dan media KBRI Beirut,” sebagaimana disebutkan dalam Penjelasan tertulis pada Selasa (4/8).


KBRI Beirut juga meminta WNI agar menjauhi tempat-tempat yang jadi kemungkinan risiko ledakan. Hal itu diupayakan dengan tetap Ada di dalam rumah atau tempat yang aman dan menaati peraturan setempat.


Di samping itu, ledakan yang disinyalir berasal dari 2.700 ton Ammonium Nitrate yang disimpan di gudang pelabuhan itu memberikan kemungkinan risiko kepada kesehatan. Karenanya, waktu mengakses udara luar diharap untuk menggunanakan Masker.


WNI juga diimbau untuk memastikan keamanan dan keberadaan orang-orang terdekat. Hal lain yang Penting dipastikan ialah keberadaan identitas diri seperti paspor, kartu izin tinggal, dan identitas lainnya serta uang tunai yang cukup Ada dalam jangkauan.

READ  Rahasia Gus Dur Diziarahi Beribu Saban Hari


Kecuali itu, warga Indonesia di Lebanon juga Penting menginformasikan untuk KBRI Beirut apabila ada pribadi, maupun WNI terdekat yang terancam keamanan maupun terdampak oleh Letusan dimaksud. 


Dalam kondisi darurat, WNI yang memerlukan sokongan maupun penjagaan dapat menghubungi nomor +961 5 924 676 (Telp) atau +961 70817 310 (WhatsApp).


Sementara itu, Pemerintah Lebanon mengumumkan Status Darurat atau State of Emergency selama 2 (2) minggu ke depan atas terjadinya kejadian tersebut.


Pewarta: Syakir NF

Editor: Fathoni Ahmad

Imbauan KBRI Beirut untuk WNI di Lebanon Pasca-Letusan Dahsyat
Sumber: NU-Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *