Ini Argumentasi Joko Widodo Tunjuk Prabowo di Leading Sector untuk Garap Lumbung Pangan
Ini Argumentasi Joko Widodo Tunjuk Prabowo di Leading Sector untuk Garap Lumbung Pangan

Ini Argumentasi Joko Widodo Tunjuk Prabowo di Leading Sector untuk Garap Lumbung Pangan

Diposting pada
Views: 21
Read Time:1 Minute, 52 Second

Ini Argumentasi Joko Widodo Tunjuk Prabowo di Leading Sector untuk Garap Lumbung Pangan

Presiden Joko Widodo memberikan mandat untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jadi leading sector Food Estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Alasannya, sebab ini menyangkut cadangan strategis pangan.

“Leading sectornya ini nanti sebab menyangkut cadangan strategis pangan kita, akan kita berikan untuk Pak Menteri Pertahanan yang tentu saja Disokong Pak Menteri dan juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan juga ada sokongan full dari gubernur maupun para bupati,” ucap Joko Widodo di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Kamis (9/7/2020).

Joko Widodo menginginkan cadangan strategis pangan betul-betul dapat diatur. Lumbung pangan diinginkan dapat mensuplai segala kebutuhan pangan.

“Dan kita harapkan dengan cadangan strategis pangan kita ini betul-betul dapat kita atur jika sungguh dalam negeri kekurangan, akan disupplai dari sini, entah itu dapat padi dapat singkong, jagung, atau dapat cabai. Semuanya akan di-manage dengan manajemen yang ada, dan jika sisa itulah yang akan kita ekspor ke negara lain, saya rasa itu. Nanti untuk teknis dan penyelenggaraan ditanyakan ke Pak Prabowo atau Pak Menteri Pertanian atau Pak Menteri PU,” gamblang Joko Widodo.

Untuk diketahui, lumbung pangan baru di Kabupaten Kapuas diplaningkan menduduki lahan potensial seluas 20.704 hektare. Dari hitungan total tersebut, lahan yang sudah fungsional mencapai 5.840 hektare.

READ  RUU Cipta Kerja Segera Disahkan, Andreas Eddy: Stimulus Dongkrak UMKM

Secara keseluruhan, Ada kira-kira 165.000 hektare lahan potensial di Kalimantan Tengah yang diperuntukkan bagi pengembangan wilayah lumbung pangan nasional tersebut. Waktu ini lahan seluas 85.500 hektare dari hitungan total keseluruhan itu Adalah lahan fungsional yang telah berproduksi tiap tahunnya.

Korporasi petani akan jadi basis pengembangan wilayah lumbung pangan baru di Kalimantan Tengah ini yang akan dikerjakan secara terintegrasi meliputi pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu wilayah. Para petani yang menggarap lahan dan peternakan itu berikutnya akan terkonsolidasi dalam kelompok-kelompok tani dengan terlebih dahulu difasilitasi baik fasilitas maupun prasarana serta penyokong lainnya.[detik.com]


Ini Argumentasi Joko Widodo Tunjuk Prabowo di Leading Sector untuk Garap Lumbung Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *