Ini-Duduk-Perkara-Komika-Pandji-Pragiwaksono-Dituding-Bela-FPI.jpg

Ini Duduk Perkara Komika Pandji Pragiwaksono Dituding Bela FPI

Diposting pada

Ini Duduk Perkara Komika Pandji Pragiwaksono Dituding Bela FPI

sumber: Kompas

Jakarta, Warta Batavia–Komika Pandji Pragiwaksono tengah disorot publik setelah mengunggah video podcast di kanal Youtube yang berjudul “FPI Dibubarin Percuma? Feat Afif Xavi & Fikri Kuning” pada 4 Januari 2021.

Dalam video tersebut, Pandji membandingkan FPI dengan NU dan Muhammadiyah.

Dengan menceritakan kembali obrolannya dengan sosiolog, Thamrin Amal Tomagola, pada 2012, Pandji menyebut FPI hadir karena NU dan Muhammadiyah sudah jauh dari rakyat.

“… [NU dan Muhammadiyah] itu elit politik. FPI waktu itu dekat ke rakyatnya. Dulu FPI, tahun 2012, kalau ada anak enggak bisa masuk sekolah, orang tua minta ke FPI dibikinin surat,” katanya.

BACA JUGA :   Presiden Jokowi: Kaitkan Agama dengan Terorisme Sebuah Kesalahan Besar!

Dilansir dari Tempo, cuplikan video sepanjang 1 menit 24 detik dari total 53 menit itu viral dan mengundang protes. Pandji dituduh mendukung Front Pembela Islam.

Pengelola Pondok Pesantren Ora Aji, Gus Miftah, tidak mau menerima NU dibandingkan dengan FPI. Bahkan Muhammadiyah sudah lebih dari seabad dibandingkan dengan FPI yang lahir pada 1998.

“Pandji itu ngelucu di waktu dan tempat yang salah. Mbok cari (materi lawak) yang lain. Ngomong yang lain, jangan NU Muhamnadiyah, jika kamu tidak tahu,” kata Gus Miftah dalam podcast Close the Door milik Deddy Corbuzier yang ditayangkan pada Jumat, 22 Januari 2021.

Ia merasa kesal lantaran Pandji terlalu gegabah menyatakan kebaikan FPI dengan melemahkan NU – Muhammadiyah. “Saya enggak bisa ngelarang Pandji dukung FPI tapi dia juga enggak bisa melarang saya cinta NU. Tidak pas dia membandingkan FPI dengan NU apalagi mengatakan NU jauh dari rakyat. Ini data dari mana?” kata Gus Miftah.

BACA JUGA :   Jokowi Akan Tinjau Lokasi Banjir Kalsel, Pastikan Bantuan Tersalurkan

Akibat menerima kecaman yang bertubi-tubi ini, Pandji pun mencuit di akun Twitternya: “Kepala gue pusing mikirin gimana caranya orang yang pro legalisasi ganja dan regulasi prostitusi, disebut FPI.”

Dalam keterangan lain, ia menambahkan bahwa ia pro-LGBT pula. Jadi, tidak benar tudingan beberap apihak bahwa ia merupakan pembela FPI. (ra/tempo)


Ini Duduk Perkara Komika Pandji Pragiwaksono Dituding Bela FPI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *