Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA INDONESIA / Ini Lafadz Niat Puasa Syawal Beserta Dalilnya Komprehensif

Ini Lafadz Niat Puasa Syawal Beserta Dalilnya Komprehensif

/
/
/
23 Views

Penjelasan lafadz niat puasa syawal (sumber: istimewa)

Bulan Syawal Adalah bagian bulan yang istimewa di hati ummat Islam. Pada bulan ini, ummat Islam merayakan kemenangannya sesudah 1 bulan full berpuasa.

Islam Nusantara – Uforia kemenangan ummat Islam ditandai dengan semaraknya kalimat takbir. Semarak kalimat takbir tersebut  menggema di malam 1 Syawal. Ummat Islam baik kalangan anak kecil, muda ataupun tua serentak menyuarakan kalimat takbir dengan khidmat dan syahdu.

Kecuali selaku bulan kemenangan, bulan Syawal juga menyimpan bermacam keutamaan lain yang dapat dijadikan lahan amal dan ibadah. Di bulan Syawal, ummat Islam dapat memperbanyak serta memperkaya amal ibadah dan pahalanya.

Baca: Benarkah Puasa Syawwal Penanda Maqbulnya Puasa Ramadhan?

Bagian amal ibadah yang dianjurkan di bulan Syawal ialah puasa enam hari sesudah menjalani puasa Ramadhan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal terbilang amal ibadah yang banyak dilaksanakan nabi dan ulama-ulama terdahulu.

Puasa enam hari di bulan Syawal ini walaupun tidak bersifat wajib, akan tetapi mempunyai keutamaan dan pahala yang besar. Ganjaran orang mau berpuasa selama enam hari di bulan Syawal pasca puasa Ramadhan seperti orang yang berpuasa selama 1 tahun.

Tidak menutup kemungkinan sebagian ummat Islam merasa berat menjalani puasa enam hari di bulan Syawal. Faktornya dapat juga sebab sebelumnya sudah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama sebulan atau sebab di bulan Syawal segala kategori makanan berlimpah. Ya, sebagaimana penulis saksikan pada bulan Syawal banyak yang melangsungkan resepsi.

Terlepas dari itu, amat disayangkan kalau ummat Islam tidak menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal. Pahala dan keutamaan yang besar dapat saja terlewatkan. Sayang bukan?

Baca: 3 Hal Keistimewaan Bulan Ramadhan

Toh, dalam menjalankan ibadah puasa enam hari di bulan Syawal tidak wajib 6 hari secara berturut-turut mulai dari tanggal 2,3,4,5,6 sampai tanggal tujuh. Artinya, kesunahan melaksanakan puasa enam hari boleh dilaksanakan secara random. Misalka, 1 hari puasa dan baru puasa lagi 2 hari lalu, tidaklah problem. Yang terpenting ialah puasanya enam hari dilaksanakan di bulan Syawal. Walaupun, yang afdhol itu berpuasa enam hari berturut-turut.

Dalil kesunahan puasa enam hari di bulan Syawal selaku berikut:

“Sesiapa saja berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan puasa 6 enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa 1 tahun.” (HR. Imam Muslim).

Baca: 5 Tips Berhasil Ibadah Ramadhan

Dalam menjalani puasa Syawal ini, tata cara dan kewajiban yang wajib diperhatikan ummat Islam tidaklah tak sama dengan puasa-puasa sunnah lainnya. Niat puasa jadi hal Inti yang wajib diperhatikan betul. Berikut lafadz niat puasa enam hari di bulan Syawal.

نويت صوم غد عن ستة من شوال سنة لله تعالى

Nawaitu shauma ghodin ‘ansittati min syawwalin sunnatan lillahi ta’ala‘”.

Artinya: Saya niat puasa sunnah enam hari di bulan Syawal sebab Allah Ta’ala. [Islam Nusantara/in]

Source by Ahmad Zainuddin

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar