ISIS dan Perbudakan Wanita | The Truly Islam

Page Visited: 14
Read Time:1 Minute, 39 Second


Perbudakan jadi hal yang amat dilazimkan di negara dibawah kekuasaan ISIS. Kodrat wanita sama sekali tidak ada artinya. Wanita dijual selaku budak seks seperti barang dagangan di pasar-pasar.

2016 lalu, gadis berumur 9 tahun dari Yazidi hamil sesudah diperkosa 10 orang prajurit ISIS dengan amat biadab. Gadis itu terus-terusan menangis dan merintih. Ia dibebaskan bersama-sama 200 wanita dan anak kecil lain. Beberapa banyak dari mereka mempunyai nasib sama, jadi korban perkosaan prajurit ISIS.

ISIS juga pernah menghabisi lebih dari 250 wanita yang ogah jadi budak seks mereka. Lebih dari 500 wanita yang pernah berhadapan dengan ISIS mengklaim dirinya pernah mengalami penghinaan seksual oleh prajurit ISIS.

Kecuali berisi orang-orang hyperseks, ISIS juga berisi orang-orang pedofil dimana anak kecil usia belia jadi target buas nafsu seks mereka. Padahal, usia belia harusnya dilindungi selaku berlian yang berharga.

Tiada hari tanpa berbicara wanita dan seks, begitu kesaksian seorang eks returned ISIS asal Indonesia yang pulang pada tahun 2017 lalu. Ia pernah 1 kamp dengan perempuan-perempuan jihadis ISIS. Bahkan dirinya pernah ditawari jadi istri salah seorang prajurit ISIS. Beruntungnya ia Tidak mau keras ajakan tersebut.

BACA JUGA :   Membela Agama atau Tafsir Agama?

Sebuah kekhilafan besar kalau di Indonesia, sebagian dari kita berkiblat untuk negara khilafah ala ISIS. Tidak ada kebaikan dan kemanfaatan yang didapat selain cuma Pertempuran dan perbudakan. Wanita tidak punya hak untuk merdeka, tidak seperti laki-laki yang bebas kesana kemari. Pun, pakaian wanita mesti senantiasa tertutup dan gelap. Kalau tidak, maka prajurit ISIS akan menghukumnya dengan hukum cambuk.

Lalu sebagian dari kita masih mempercayai janji-janji manis khilafah yang diteriakan oleh simpatisan dan jaringan ISIS di Indonesia? BULLSHITS!

Magelang, 10 Juli 2020

Vinanda Febriani

Sumber: https://www.facebook.com/100022218293059/posts/733910070692929/

(Suara Islam)

Source link

loading...

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *