Jangan Menjatuhkan hukuman Salah Orang Lain

Breaking News 2

Jangan Menjatuhkan hukuman Salah Orang Lain

Fenomena hijrah sungguh lagi ngetrend menjangkiti masarakat urban. Hal ini tentu layak diapresiasi sebab masarakat mulai membuka ruang untuk lebih mendalami agama yang mungkin selama ini mereka tinggalkan. Tetapi tidak sedikit masarakat yang merasa telah hijrah cenderung menyalahkan mereka yang dinilai belum berhijrah.

Ulama kondang jebolan Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang asuhan KH Maimoen Zubair, KH Bahauddin Nur Salim atau Gus Baha menyanyangkan ada sekelompok masarakat yang bertindak layaknya Tuhan, sebab dia menyalahkan bahkan mengafirkan orang yang ia anggap berdosa. Gus Baha menjelasan bahwa Allah itu kuasa membolak-balikkan hati seseorang, boleh jadi orang yang fasik dia akan taubatan nasuha atas izin Allah, seperti seorang budak yang menghabisi paman Rasulullah yang bernama Hamzah bin Abdul Muthalib, yaitu Wahsyi akhirnya diberikan hidayah oleh Allah.

”Allah itu Al-Khaliq menciptakan artinya begini kuncinya Allah itu digdaya Allah yang dapat mengatur kau benci sama orang fasik tapi jika Allah berharap ia taubat? Engkau mau apa ? Seperti apa bencinya Nabi ke Wahsyi yang sudah menghabisi Hamzah tetapi malah bahkan Allah memberikan hidayah ke Wahsyi,” terang Gus Baha.

Ulama muda yang dikenal sebab kedalaman ilmunya itu menerangkan perihal tudingan soal ulama-ulama tradisional yang dinilai inkosisten. Gus Baha beralasan bahwa ulama yang mempunyai pengetahuan luas tidak akan gampang memberi vonis ke orang lain, dalam hal tidak suka dan memuji pun tidak keterlaluan, sebab belum tentu yang kelihatannya saleh ia akan husnul khatimah, pun juga yang kelihatan negatif belum tentu ia akan suul khatimah.

“Silahkan kau benci orang munafik, sebenci bencinya Allah ke orang munafik tetapi Allah masih mau berfirman, dapat saja saya menyiksa orang munafik tetapi saya juga dapat memberinya tobat. Allah melaksanakan apa yang beliau mau, dapat saja yang saleh suul khatimah yang zalim jadi husnul khatimah, makanya ulama itu seakan inkonsisten sebab tidak dapat seratus % tidak suka, tapi oleh orang-orang yang baru kenal Islam bahkan dinilai tidak tegas, makanya saya mohon yang ngaji dengan saya untuk tidak gampang menjatuhkan hukuman,” pungkas member Lembaga Tafsir Al-Quran Universitas Islam Indonesia tersebut.[islamramahco]

Jangan Menjatuhkan hukuman Salah Orang Lain

Jangan Memvonis Salah Orang Lain

You might like

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *