Kategori
Islami

Kasus Covid-19 Melonjak, Ulama Malaysia Haramkan Mudik

Ilustrasi


Luqman Abdullah, ulama dewan fatwa Malaysia, menegaskan bahwa haram bagi umat Islam di negara ini untuk pulang ke kampung halaman pada Idul Fitri tahun ini karena meningkatnya kasus Covid-19.

Luqman menggunakan dalil hadits Nabi Muhammad SAW tentang sikap ketika terjadi wabah di suatu daerah.

Nabi Muhammad SAW melarang bepergian ke atau dari daerah di mana terdapat wabah penyakit. “Melintasi batas negara, apa pandangan Islam jika pemerintah melarangnya. Kalau kita tidak taat pada ulul amri (pemimpin), maka itu haram, ”kata Luqman.

Ia menambahkan, kasus infeksi Covid-19 akan terus meningkat jika perjalanan antardaerah tidak dilarang.

Luqman juga menunjukkan bahwa beberapa orang Malaysia menggunakan surat kuasa palsu yang ditandatangani oleh raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah untuk melintasi wilayah tersebut. Menurut dia, aksi tersebut mengandung dua pelanggaran sekaligus.

Dia meminta Muslim Melayu untuk mematuhi peraturan pemerintah untuk kepentingan bersama.

“Kalau ini untuk kebijakan yang lebih baik, masyarakat harus taat. Kalau tidak, risiko penularan akan tinggi. Jika ada kebutuhan (darurat) boleh melintasi kawasan itu, tapi kalau untuk sosial pasti akan terjadi. melibatkan risiko yang lebih besar, “katanya.

Luqman Abdullah terpilih sebagai Mufti Wilayah Federal pada 15 Mei 2020 untuk menggantikan Zulkifli Mohamad Al Bakri, yang merupakan Menteri di Departemen Urusan Agama Perdana Menteri.

(Warta Batavia)


Kasus Covid-19 Melonjak, Ulama Malaysia Haramkan Mudik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *