gus dur dan kiai mudjab
gus dur dan kiai mudjab

Kata Gus Dur, Kyai Mudjab itu Kyai yang Luar Biasa

Diposting pada 38 views

Kata Gus Dur, Kyai Mudjab itu Kyai yang Luar Biasa

21 Ramadhan 16 tahun silam. Sedianya, hari itu Gus Dur bermaksud melaksanakan lawatan ke negeri Sakura, Jepang, bareng Jendaral Wiranto. Cuma saja beliau mesti merescedhule lawatan ini oleh sebab menerima berita duka berpulangnya ke Rahmatullah, sosok yang oleh banyak kalangan dinilai selaku kembaran beliau, yaitu al-Maghfurlah KH. A. Mudjab Mahalli, Pendiri Pesantren Al-Mahalli, Brajan, Wonokromo, Pleret, Bantul.

Sesampainya di rumah duka, komplek Pesantren Al-Mahalli, dan sesudah mengerjakan shalat mayat, Gus Dur duduk di kursi yang sudah disiapkan, tepatnya di teras Asrama Santri Putra Pesantren Al-Mahalli, sebelah barat Ndalem, menghadap ke halaman pesantren di mana di sana sudah dipenuhi oleh para tamu ta’ziyah.

Tanpa didahului ceremoney, pada waktu itu pula beliau cepat menyampaikan sambutan belasungkawa. Beliau sama sekali tidak menduga akan secepat ini berpisah dengan KH. A. Mudjab Mahalli di alam fana ini.

Sebagaimana umumnya sambutan bela sungkawa, beliau pun mengurai banyak mengenai hal sisi-sisi positip yang dipunyai oleh KH. A. Mudjab Mahalli. Dan dengan nada agak serius terucap kata-kata dari beliau, bahwa: Kyai Mudjab ialah Kyai yang Luar Biasa.

Ungkapan ini beliau sampaikan bukan sebatas klise, atau sekedar untuk membesarkan hati pada Famili dan para santri yang tengah berduka. Itu sebabnya beliau bercerita panjang lebar bahwa beliau memberikan kesaksian seperti ini ialah sesudah melaksanakan ‘pemeriksaan panjang’ mengenai hal siapa Kyai Mudjab.

READ
Isu Tauhid Ialah “Mainan” ISIS Menjebak Ummat Islam

“Jikalau santri memuji kehebatan sesama santri, itu hal biasa. Jikalau Kyai memuji kehebatan sesama Kyai, itu juga lumrah. Tetapi Kyai Mudjab ini sungguh-sungguh luar biasa, sebab yang menilai hebat bukan cuma santri dan Kyai, tetapi juga tokoh-tokoh ‘lain’ (Nonmuslim), seperti Direktur DIAN INTERVIDEI, Th. Sumartana,” seperti ini diantaranya kesaksian yang disampaikan Gus Dur saat itu.

Pada Peluang itu pula, selaku penghargaan pada jasa-jasa Kyai Mudjab, beliau menjanjikan untuk memberikan beasiswa sampai perguruan tinggi ke ke-4 putra al-Maghfurlah KH. A. Mudjab Mahalli, sekaligus memerintahkan pada KH. Arwan Bauis (alm.) untuk mengurus segala sesuatunya.

**

Tahun-tahun pun berlalu, sampai pada suatu saat penulis memberanikan diri untuk menanyakan pada Gus Abdul Halim Muslih (Adik ipar KH. A. Mudjab Mahalli, sekarang Wabup Bantul) perihal beasiswa tersebut. Ternyata dzurriyyah al-Maghfurlah punya pendirian luar biasa dalam hal ini. Respon Gus Halim cukup singkat tapi berisi: “Pendidikan anak ialah tanggung jawab orang tua…”

Penulis: H. A. Choiran Marzuki, 

Pengurus Yayasan Al-Mahalli 

Penulis dan Editor Penerbit Pustaka Pelajar


Kata Gus Dur, Kyai Mudjab itu Kyai yang Luar Biasa

loading...

READ
Kenapa Kiai Sahal Mahfudh Tak Bertemu Istri Usai Akad Nikah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *