49890be21d15ff24d7ef59c11ecd7ff4 1
49890be21d15ff24d7ef59c11ecd7ff4 1

Kemdikbud Gandeng Provider Telekomunikasi Tingkatkan Belajar dari Rumah

Diposting pada 37 views

Kemdikbud Gandeng Provider Telekomunikasi Tingkatkan Belajar dari Rumah

Jakarta, Warta Batavia — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus memperbesar sokongan mitra swasta untuk menyukseskan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan platform teknologi selama masa darurat Coronavirus Disease (Covid-19) yang waktu ini tengah terjadi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi daya-kerja yang sudah Dilakukan Kemendikbud dan juga sokongan bagian swasta dalam merespon arahan Presiden untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

“Saya amat menghargai kerja keras teman-teman Kemendikbud dan juga sokongan para operator telekomunikasi yang sudah memfasilitasi aktifitas belajar-mengajar jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dengan memberikan akses internet gratis ke pelajar, guru, dan guru besar. Subsidi data yang diberikan operator telekomunikasi amat membantu pelajar maupun pendidik untuk belajar, sehingga tetap produktif di rumah,” dikatakan Mendikbud di Jakarta, Kamis (26/03).

Mendikbud mengakui besarnya tantangan pembelajaran daring dalam darurat Covid-19. Dalam situasi yang tidak mudah ini, tidak seluruh pembelajaran daring yang ditunaikan sekolah akan optimal.

“Sungguh tidak seluruh daerah punya akses smartphone ataupun koneksi internet yang baik. Jadi ini Adalah suatu hal yang menantang. Tetapi kami berkomitmen untuk terus menaikkan kerja sama ke depan memastikan sekolah dapat menyelenggarakan pembelajaran daring,” ungkap Nadiem seperti dilansir dari siaran pers Humas Kemdikbud.

“Saya percaya dengan gotong royong antara seluruh pihak, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama,” tambahnya.

Lebih detail Mendikbud menerangkan bahwa warga dapat mengakses website spesial terkait dengan penanganan Covid-19 di bagian pendidikan dan kebudayaan melalui website https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/.

READ
Ketua DPD Minta Senator Pantau Kesiapan Daerah Hadapi Corona

“Masarakat dapat menemukan bermacam aplikasi pembelajaran daring yang dapat digunakan untuk pembelajaran di rumah. Lantas ada surat edaran, panduan, serta kumpulan info, video, dan infografik yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19,” jelas Nadiem.

Ahmad Al-Neama, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo menjelaskan pihaknya amat memahami meningkatnya kebutuhan warga untuk berinteraksi secara daring atau digital selaku dampak penerapan pembatasan sosial (social distancing) untuk melarang penyebaran Covid-19.

“Kami memberikan kuota gratis 30GB yang dapat dipakai untuk mengakses platform belajar online sehingga mereka tetap ghirah belajar walaupun dari rumah. Ini saatnya bagi seluruh pihak untuk bergotong royong dan bekerja bareng untuk mentaati keputusan strategi pemerintah untuk memperlambat penyebaran Covid-19 di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih detail, Ahmed menerangkan kuota internet gratis ini juga dapat digunakan untuk mengakses ke lebih dari 60 platform e-learning dan situs-situs legal dari Universitas-universitas di Indonesia agar maha siswa dan guru besar tetap dapat meneruskan proses perkuliahan selama masa tanggap darurat COVID-19 berlangsung, tanpa menghabiskan kuota internet mereka. Indosat Ooredoo juga bekerjasama dengan lembaga pendidikan yang mempergunakan jalan penyelesaian Indosat Ooredoo Business dengan menyediakan tambahan kemampuan bandwidth secara gratis, untuk servis internet dedicated yang ada waktu ini untuk menyokong kelancaran perkuliahan daring.

Direktur Inti Telkomsel Setyanto Hantoro menjelaskan Telkomsel juga mengambil peran selaku connectivity enabler dengan mengoptimalkan aset-asetnya untuk menjaga seluruh elemen warga dapat tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala bagian kehidupan. Pada bagian pendidikan, menyusul imbauan Presiden Jokowi untuk memotivasi proses belajar dari rumah bagi pelajar dan maha siswa, Telkomsel menggandeng beberapa aplikasi e-learning untuk menghadirkan Paket Bebas Akses Ilmupedia sampai 30GB tanpa ongkos bagi kastemer prabayar maupun paskabayar Telkomsel untuk mengakses platform belajar daring. Waktu ini sebanyak 39 learning management system (LMS) perguruan tinggi sudah terkoneksi dengan Ilmupedia dan menyusul LMS dari 92 perguruan tinggi lain dalam waktu tak lama.

READ
RUU Menindas Buruh dan Masyarakat Kecil

“Usaha ini Adalah bentuk gotong royong kami untuk mempermudah akses pembelajaran bagi pelajar, guru, guru besar dan orang tua. Sebab kami memahami proses belajar mesti tetap terjaga di masa sulit seperti ini sekalipun,” ucap Setyanto sembari menerangkan bahwa pihaknya juga sudah menyiagakan tambahan kemampuan jaringan di sejumlah wilayah yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh.

Sementara itu, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, menjelaskan para kastemer XL Axiata yang Adalah maha siswa, pelajar, ataupun guru besar dan guru juga dapat menggunakan kuota gratis 2GB/hari untuk mengakses sejumlah aplikasi atau servis data yang dapat membantu belajar atau bekerja dari rumah. Program ini Dilakukan mulai tanggal 18 s.d. 31 Maret 2020. Kastemer dapat mengakses materi kuliah daring yang disediakan kampus atau sejumlah aplikasi edutech yang sudah berkolaborasi. Sebanyak 14 perguruan tinggi sudah terlibat dan menyusul cepat untuk aplikasi learning management system (LMS) Direktorat Jend. Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang menaungi e-learning dari 242 Perguruan Tinggi.

“Sesuai dengan bidang kompetensi kami. Kami memahami warga memerlukan akses data dan internet untuk tetap dapat beraktivitas belajar dan bekerja secara produktif dari rumah. Program ini kami buat secepatnya dan meliputi apa saja yang paling dibutuhkan warga. Kami juga akan terus Mengawasi Kemajuan yang ada untuk dapat mengetahui apa lagi yang kira-kira dapat kami support berikutnya,” ungkap Dian.

READ
Panglima TNI: Obat Terkait Corona dari Shanghai Tiba di Halim Besok Pagi

Kecuali Indosat, Telkomsel, dan XL Axiata, Pusat Data dan Teknologi Info Kemendikbud juga menulis sokongan operator Tri Indonesia dan Telkom dalam penyediaan subsidi data untuk mengakses bermacam aplikasi maupun situs pembelajaran. Subsidi ini dimaksudkan agar para pelajar dan pendidik dapat terus produktif di masa darurat Covid-19. (Very)

Kemdikbud Gandeng Provider Telekomunikasi Tingkatkan Belajar dari Rumah

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *