Kementerian Kesehatan Keluarkan Protokol Kesehatan Bagian Usaha Barang dan Jasa Sambut New Normal

bb2066ebbe080f5b401cdfaa9fe313e3 1

Kementerian Kesehatan Keluarkan Protokol Kesehatan Bagian Usaha Barang dan Jasa Sambut New Normal

Jakarta, Warta Batavia – Pemerintah bersiap-siap membuka gerbang perekonomian di tengah pandemi virus corona (new normal). Bagian protokol yang telah diumumkan ialah untuk bagian perdagangan barang dan jasa. Dalam peraturan itu, pedagang wajib membatasi akses keluar masuk pengunjung untuk menghindari kerumunan.

Peraturan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/335/2020 mengenai hal Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Tempat Kerja Bagian Jasa dan Perdagangan (Tempat Publik) dalam Menyokong Keberlangsungan Usaha pada Rabu (20/5).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan menerangkan tata cara pedagang baik jasa maupun barang dalam situasi new normal. Salah satunya wajib melarang kerumunan pengunjung dengan cara membatasi akses masuk orang ke dalam toko.

READ  Gus Dur Telah Tahu Bahwa Dirinya Akan Jadi Presiden dan Tidak Akan Lama

“Mengontrol hitungan total pelaku usaha/kastemer yang dapat masuk ke fasilitas ritel untuk membatasi akses dan menghindari kerumunan,” imbuh Terawan, dilansir Senin (25/5).

Cara lainnya untuk membatasi hitungan total pengunjung ialah dengan menerapkan sistem antrean di pintu masuk seraya menjaga jarak fisik minimal 1 meter. Pelaku usaha juga dapat menandai lantai atau tempat yang ramai supaya pengunjung tetap membatasi jarak 1 sama lain.

Sistem take away atau belanja online juga dapat diterapkan untuk melarang kerumunan. Pelaku usaha juga dapat menetapkan jam servis sesuai dengan keputusan strategi yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Melaksanakan usaha untuk meminimkan kontak dengan kastemer, mempergunakan flexy glass di meja atau counter, dan memotivasi pemanfaatan metode pembayaran non tunai,” kata Terawan.

READ  Erick Thohir: Menyedihkan, Negara Sebesar RI Bahan Baku Obat 90% Impor

Lantas, bagi pengurus atau pengelola tempat kerja atau pelaku usaha wajib menetapkan protokol kesehatan, seperti melaksanakan disinfektan secara berkala, menyediakan Sarana cuci tangan, mewajibkan pemanfaatan masker, termasuk melaksanakan pengecekan suhu badan.

“Memasang media info untuk Memperingatkan buruh, pelaku usaha, kastemer atau konsumen dan pengunjung agar ikut ketentuan pembatasan jarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau handsanitizer serta kedisplinan mempergunakan masker,” jelasnya.

Bagi buruh, agar memastikan kondisinya sehat sebelum berangkat kerja. Buruh yang mempunyai gejala sakit diinginkan cepat memeriksakan diri ke RS.

Buruh juga mempergunakan pakaian spesial kerja dan mengganti pakaian waktu selesai bekerja, tidak lupa mempergunakan masker waktu berangkat dan pulang kerja.

READ  Ansor, Aparat, dan Penduduk Brebes Rame-rame Lawan Covid-19

“Cepat mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan member Famili di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan,” imbuhnya.

Sementara, untuk pengunjung agar senantiasa mengenakan masker di tempat publik dan menjaga kebersihan tangan.

“Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain,” tandas Terawan.*(Rikardo).

Kementerian Kesehatan Keluarkan Protokol Kesehatan Bagian Usaha Barang dan Jasa Sambut New Normal

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *