7268f2d3590a9a3ab96a834f18b746af 1
7268f2d3590a9a3ab96a834f18b746af 1

Kementerian Kesehatan Launching Pemanfaatan Servis Telemedik Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Diposting pada 43 views

Kementerian Kesehatan Launching Pemanfaatan Servis Telemedik Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Jakarta, Warta Batavia – Masarakat dapat menggunakan teknologi info dan komunikasi telemedik atau telemedicine untuk usaha pencegahan dan penanganan COVID -19.

Melalui telemedik, masarakat dapat lebih siap secara dini dalam pencegahan dan penanganan berhadapan dengan penyakit yang dikarenakan SAR-CoV-2 atau COVID – 19.

Kementerian Kesehatan sudah bekerja sama dengan Aliansi Telemedik Indonesia (Atensi) menggunakan telemedik yang berbasis internet untuk memberikan beberapa servis terkait virus korona atau penyakit COVID -19.

Manfaat itu mulai penyediaan info selaku usaha edukasi dan kesiapsiagaan sampai berkonsultasi secara interaktif atau online.

Melalui servis yang diakses secara online dengan perangkat gawai dan PC, bermacam info penting dapat digunakan oleh masarakat luas, seperti contoh cuci tangan yang benar, etika batuk maupun physical distancing.

Di samping itu, servis ini membantu pemerintah dalam memberikan info COVID-19 yang benar sehingga masarakat dapat mencegah berita palsu (hoaks) maupun mengurangi kepanikan.

Manfaat penting lainnya yaitu pemberian info Soal tingkat risiko penduduk kepada COVID-19.

Melalui servis ini, masarakat dapat meminimkan Lawatan ke Sarana kesehatan sehingga isolasi mandiri dan physical distancing dapat lebih efektif.

Cara seperti ini diinginkan dapat membantu Sarana kesehatan untuk lebih fokus kepada penanganan pasien positif COVID-19.

Bagi masarakat yang berisiko tinggi pengidap COVID – 19, servis ini terhubung dengan Sarana kesehatan terdekat maupun RS rujukan sesuai dengan protokol legal pemerintah.

READ
4 Kategori Karakter Manusia: Indonesia Masuk yang Mana, Gus?

Servis telemedik ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Kesehatan dan Atensi pada Kamis lalu (19/3). Sebanyak 2 belas perusahaan digital yang tergabung dalam Atensi siap untuk bersinergi dengan pemerintah.

Perusahan tersebut DokterSehat, Alodokter, Halodoc, SehatQ, KlikDokter, Good Doctor Technology Indonesia, ProSehat, Link Medis Sehat, Klinikgo, Perawatku.id, Aveecena dan Docquity.

Jangkauan servis telemedik ini dapat digunakan oleh masarakat di semua Indonesia, termasuk di wilayah-wilayah terindikasi rawan penyebaran COVID – 19.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga sudah menggandeng mitra lain yaitu 2 startup anak bangsa – Gojek dan Halodoc serta Grab dan Good Doctor Indonesia untuk memberikan servis telemedik.

Kolaborasi tersebut tertuang dalam penandatanganan MoU di Kementerian Kesehatan senin lalu.

Kerjasama ini akan mempermudah masarakat untuk berkonsultasi Soal gejala kesehatan yang tengah dialami dan melaksanakan “self-assessment” atau pemeriksaaan sendiri terkait COVID-19.

Apabila ada Sangkaan menderita COVID-19, dokter dari aplikasi tersebut akan berusaha melaksanakan penanganan dengan meminta user tetap di rumah, menerapkan isolasi di rumah dan obat yang diresepkan akan diantar oleh aplikator on-demand ke rumah user.

Bila memerlukan penanganan dan tindakan lebih detail, akan dirujuk ke RS rujukan.

Mitra dokter dari aplikasi sudah memperoleh pelatihan dan mempunyai pengetahuan yang memadai sesuai anjuran Pemerintah dan WHO Soal COVID-19, supaya dapat memberikan konsultasi yang pas.*

READ
Hari Raya Nyepi Sejalan dengan Ajakan Social Distancing

 

Kementerian Kesehatan Launching Pemanfaatan Servis Telemedik Pencegahan dan Penanganan Covid-19

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *