Kenali Gejala Daddy Blues, Dapat Terjadi sebab Istri Melahirkan ?

Istri Melahirkan Bisa Sebabkan Daddy Blues, Kenali Gejalanya
Page Visited: 1040
Read Time:2 Minute, 1 Second

Istri Melahirkan Dapat Sebabkan Daddy Blues, Kenali Gejalanya

Warta Batavia – Depresi atau gangguan mood bukan cuma dialami perempuan bakda melahirkan, khususnya anak ke-1. Waktu seorang lelaki baru jadi ayah atau menambah momongan lagi, pasti banyak adaptasi yang wajib dilalui untuk mendampingi istri. Keadaan ini dapat membikin lelaki ikut depresi.

Menurut para ahli dan pemeriksaan ilmiah, sebuah laporan dalam Journal of American Medical Association menemukan, 10 % lelaki di semua dunia memperlihatkan tanda-tanda depresi semenjak trimester ke-1 kehamilan istri mereka sampai enam bulan sesudah anaknya lahir. Hitungan total itu melonjak sampai 26 % selama periode 3 sampai enam bulan sesudah bayi lahir.

“Itu lebih dari 2 kali tingkat depresi yang biasanya kita lihat pada lelaki,” gamblang Profesor Psikologi di Old Dominion University, di Norfolk, Virginia, James F. Paulson, Ph.D., katanya seperti dikutip dari Parents, Minggu (12/7).

Survei dilaksanakan pada 28 ribu ayah di semua dunia. Lalu apa saja faktor penyebabnya?

BACA JUGA :   5 Tips Bebas Covid-19 Waktu Terima Paket Atau Bingkisan Online

Sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Pediatrics menemukan bahwa depresi di antara lelaki yang baru jadi ayah, meningkat 68 % selama 5 tahun ke-1 kehidupan bayi. Faktanya ialah, 1 dari 4 ayah baru di Amerika Serikat jadi depresi. Artinya ada 3 ribu ayah yang depresi tiap-tiap hari.

“Tetapi normal bagi ayah untuk memerlukan sokongan waktu mereka masuk masa jadi ayah,” kata Penulis The Men’s Doc dan pendiri situs web SadDaddy.com, Will Courtenay, PhD, LCSW.

Pemeriksaan memperlihatkan bahwa hormon lelaki juga bergeser selama kehamilan dan sesudah kelahiran, dengan argumentasi yang masih belum diketahui. Tingkat testosteron turun, estrogen, prolaktin, dan kortisol naik. Beberapa lelaki bahkan mengalami gejala seperti mual dan penambahan berat badan.

Menurut Dr. Courtenay, fluktuasi hormon itu dipasangkan dengan Pergantian neurokimia yang terjadi di otak selaku akibat dari kurang tidur. Sehingga dapat menciptakan badai yang sempurna untuk depresi pascapersalinan lelaki. Faktor risiko lain akibat depresi pascapersalinan ayah meliputi riwayat penyakit, ketidakstabilan hubungan, problem keuangan atau stres, dan bayi yang sakit atau prematur.

BACA JUGA :   Inilah 7 Manfaat Rambutan Bagi Kesehatan Anda

Biasanya, gejala yang kelihatan dapat berupa kesedihan, bingung, tidak ghirah beraktivitas, dan mudah tersinggung. Bahkan dapat merasa tidak berharga.

Solusinya

Kalau merasakan Daddy Blues, seorang lelaki akan merasa lebih baik waktu dia memperoleh sedikit tidur tambahan, berangkat ke gym, atau makan siang dengan seorang Sahabat. Tetapi kalau gejala berlanjut, penting untuk menghubungi ahli.

“Datangi seorang profesional kesehatan mental berlisensi. Juga, cari grup penyokong yang menyediakan fakta soal depresi pascapersalinan pada lelaki, agar Famili tetap bahagia dan sejahtera,” tutupnya.

Istri Melahirkan Dapat Sebabkan Daddy Blues, Kenali Gejalanya

loading...

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *