Kenapa Mereka Antusias Memperkarakan Gus Muwafiq?

Kenapa Mereka Semangat Memperkarakan Gus Muwafiq?

Kenapa Mereka Antusias Memperkarakan Gus Muwafiq?

Ditulis Oleh: Muhammad Nur Rofiq Bakol Bebek Goreng

Berita Islam – Sekali lagi, Penting saya ingatkan bahwa Indonesia ini amat minim sekali bahkan jarang sekali ditemukan waktu ada seseorang yang menyampaikan dalam isi ceramahnya untuk mencintai negeri ini kecuali beliau Gus Muwafiq yang senantiasa menyampaikan dalam isi ceramahnya soal kehebatan sejarah bangsa ini dan mencinta bangsa-bangsa ini dimanapun itu.

Kemudian kenapa mesti Gus Muwafiq ?
Tentu, sebab beliau Adalah bagian orang terpenting dalam menyampaikan persatuan dan kesatuan bangsa-bangsa ini disemua daerah mulai daerah perkotaan sampai pedesaan.

Dari sini mulai kita faham !
Bahwa mesti ada tindakan mematikan karakter dengan bagaimanapun dan apapun caranya, sebab beliau termasuk orang yang amat berkemungkinan dan berpengaruh bagi seluruh orang dalam mencintai bangsa ini khususnya terwujudnya negeri yang aman dan tentram.

Siapa orang tersebut ?
Tentu bukan orang NU ataupun MD tapi melainkan ormas yang bercita-cita mengganti Pancasila jadi sistem Khilafah.

Baca Artikel Lainnya:  Shinzo Abe dan Joko Widodo Membahas Glosarium Ekonomi

Mereka kelihatan girang dan gagah seperti singa waktu ada seseorang yang bukan bagian dari mereka yang tersandung problem, tetapi mereka kelihatan seperti kadal waktu golongan mereka yang tersandung problem, yang sampai hari ini tidak kunjung pulang-pulang dengan bermacam problem yang kontrovesial.

Penceramah sebelah menjelaskan Nabi Muhammad SAW tidak dapat membawa Rahmatallil Alamiin, Nabi Muhammad SAW pernah sesat, orang tua Nabi Muhammad SAW masuk neraka, mereka cuma diam saja, demonstrasi saja tidak, apalagi minta maaf ?

Kenapa Mereka Antusias Memperkarakan Gus Muwafiq?

Kenapa Mereka Semangat Memperkarakan Gus Muwafiq?

You might like

About the Author: Ahmad Fawas

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *