Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA DUNIA / Keren!! Suami Isteri Banser ini Antusias Mengabdi Walau Tanpa Gaji

Keren!! Suami Isteri Banser ini Antusias Mengabdi Walau Tanpa Gaji

/
/
/
32 Views

Keren!! Suami Isteri Banser ini Antusias Mengabdi Walau Tanpa Gaji

Puluhan ribu jemaah tumpah ruah di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (10/9) malam. Mereka datang dari bermacam penjuru daerah untuk ikut Tabligh Akbar bersama-sama Gus Miftah, sosok kyai muda NU yang viral lantaran sering berdakwah di tempat yang tidak biasa seperti diskotik, klub malam, dan sejenisnya.

Banyaknya jemaah yang datang ini telah diprediksi dan diantisipasi oleh panitia dengan menggandeng Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk melaksanakan pengamanan. Bukan Banser saja yang turun tangan, Banser perempuan yang bernama Detasemen Perempuan Banser (Dewatser) pun ikut diterjunkan.

Banser dan Denwatser tampak saling bahu-membahu dibantu beberapa elemen pengamanan lain seperti dari kepolisian dan Pagar Nusa. Tugas menjaga dan mengabdi pada ulama terus dilaksanakan oleh Banser dan Denwatser sekaligus menjaga NKRI dari rongrongan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Tidak kenal waktu dan lelah, mereka dengan ikhlas melakukan tugas lillahitaala ini. Seperti yang dilaksanakan pasangan suami istri Rahmat dan Ella, member Banser dan Dewatser Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu. Keduanya telah datang di tempat acara sejak sore hari.

Kecintaannya ke Banser dan Dewatser dibuktikan dengan kompak menjalankan tugas bersama-sama walau wajib sembari menggendong bocah kecil mereka.

“Telah berapa anaknya mas?,” tanya NU Online ke mereka sesaat sesudah acara tersebut selesai. “2, Mas,” jawab Rahmat seraya membawakan mainan pesawat anaknya yang baru saja ia beli untuk membahagiakan anaknya.

Di samping Rahmat, Ela menggendong putranya yang juga membawa mainan balon terbang seraya sesekali menyeka keringat putranya yang mengenakan jaket tebal agar tidak masuk angin. “Seraya momong, Mas,” kata Ela yang tampak sabar mengurusi anak-anaknya.

Rahmat dan Ela ialah di antara sebagian kecil sosok Banser yang tidak digaji sama sekali tapi tekad bulat mengabdi dan menjalankan tugasnya tidak Penting diragukan. Tidak heran Gus Miftah dalam ceramahnya tegas menyokong Banser dengan kiprah nyata selama ini.

Gus Miftah pun menceritakan waktu ia dibully habis-habisan waktu membela Banser waktu Perkara di Papua beberapa waktu lalu. Dalam Perkara tersebut banyak pihak menyudutkan Banser dengan pertanyaan kenapa Banser tidak berangkat ke Papua.

“Saya bilang. Nggak ada dasar hukumnya, nggak ada payung hukumnya. Jikalau seandainya ada payung hukum Banser boleh mengamankan negara, Banser bernyali tidak?,” tanyanya tegas ke Banser Kabupaten Pringsewu yang berbaris di depan panggung.

“Bernyali,” jawab para member Banser dengan tegas dan kompak.

Kecuali itu, postingan Gus Miftah di media sosial mengenai hal pembelaan ke Banser juga memperoleh bully an dari kisaran 14 ribu orang yang memberi komentar. “Seluruh menghina saya dan Banser,” katanya.

Video di media sosial mengenai hal ceramah Gus Miftah yang lain pun seperti mengenai hal khilafah, Islam Nusantara, cadar, NKRI juga tidak lepas dari bullyan dan komentar melenceng.

“Tetapi ada 100 ribu yang like video saya. Kenapa hitungan total like lebih banyak daripada hitungan total komentar? Jawabannya sederhana. Seberapa banyak orang yang membencimu dengan komentar-komentarnya, ingatlah, di luar sana lebih banyak yang mencintaimu dari dalam hatinya,” tegasnya disambut tepuk tangan jemaah.
 
Ia pun mengajak semua Member Banser untuk terus optimis berkhidmah ke Nahdlatul Ulama dan selalu mempertahankan NKRI.

Kehadiran kyai kelahiran Lampung ke Pringsewu ini dalam rangkan Tabligh Akbar warning Hari Lahir Yayasan Ar-Rahman yang bekerjasama dengan PCNU, Banom, dan Lembaga NU Kabupaten Pringsewu.

Datang pada acara yang juga dibarengkan dengan warning Muharram 1441 Hijriyah ini, Bupati Pringsewu KH Sujadi, Wakil Bupati H Fauzi, Rais Syuriyah PCNU KH Ridwan Syuaib, Ketua PCNU Pringsewu KH Taufikurrahim, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu H Hambali, dan para ulama di Pringsewu.[NU Online]

Keren!! Suami Isteri Banser ini Antusias Mengabdi Walau Tanpa Gaji

Keren!! Suami Isteri Banser ini Semangat Mengabdi Walau Tanpa Gaji

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar