Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA INDONESIA / Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen

Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen

/
/
/
6 Views

Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen

Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen

Puisi “Doa yang Ditukar” karya Fadli Zon memperoleh reaksi keras dari Ketum PB NU, KH Said Aqil Sirodj. Menurut Said Aqil, puisi politisi Gerindra itu bentuk penghinaan kepada sesepuh NU, Kyai Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Menurut Said Aqil, puisi itu membikin penduduk NU marah untuk sosok Fadli Zon. Karena, bagi NU, sosok Mbah Moen Adalah kyai sepuh yang dihormati.

“NU marah. Kyai Maimoen itu kyai Sepuh. Telah 94 tahun. Allah itu menghormati orang yang usia lebih dari 80 tahun. Telah dipangkuan Tuhan itu namanya,” ucap Said Aqil di acara Rakornas ke IV NUCare-LazisNU di Ponpes Diponegoro, Sleman, Jumat (15/2).

Menurut Said Aqil, orang yang masih berumur lebih muda wajib menghormati dan tidak menghina orang tua. sebab itu Fadli Zon disarankan meminta maaf untuk Kyai Maimoen.

“Bagi PBNU, kita harapkan sejatinya Fadli Zon sadarlah. Selaku orang berbudaya, beradab, berakhlak, tinggal minta maaf saja. Apa sih beratnya? Jika tidak mau, ya terserah jika ingin kualat,” papar Said Aqil.

sekretaris jendral PBNU Helmy Faishal Zaini menambahkan, Fadli Zon sungguh tidak menyebut nama Kyai Maimoen dalam puisinya, akan tetapi Famili besar NU tahu kalau puisi itu ditujukan untuk Kyai Maimoen. Karena, puisi itu dikeluarkan Fadli Zon sesaat bakda terjadinya sebuah kejadian.

“Kami harapkan Fadli Zon Hadir langsung ke Mbah Moen dan meminta maaf. Walaupun tidak menyebut nama (dalam puisinya), kami pahamlah puisi itu dikeluarkan persis sesudah sebuah kejadian yang belum lama terjadi. Dalam pandangan Famili besar NU, Fadli Zon sudah mencederai telah tidak sopan untuk orang tua kita sesepuh NU Kita harapkan cepat meminta maaf. Secepatnya,” ujar Helmy.

sebelum ini,Wakil Ketum Gerindra Fadli Zon menekankan bahwa puisinya sama sekali tidak menghina dan bukan ditujukan untuk Mbah Moen. Menurut dia, ini ialah ‘gorengan’ lawan politiknya.

“Jika orang yang punya literasi coba dicek terang, saya berkali-kali katakan itu bukan buat Mbah Moen, Mbak Moen itu saya hormati, saya menyebut kamu penguasa tengik, emang Mbah Moen penguasa? Ya lagian itu puisi, tetapi jika mau digoreng-goreng ya goreng saja silakan,” kata Fadli di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Fadli Tidak mau kalau dituntut meminta maaf soal puisinya. “Untuk apa, saya tidak ada perbuatan yang lawan hukum di situ,” ujarnya. [noe]

Sumber: merdeka.com

Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen

Ketum PBNU Menyarankan Fadli Zon Minta Maaf Langsung pada Mbah Moen by A. Zain

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar