Khasiat Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al-Haddad Lengkap

Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al Haddad Lengkap Khasiat Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al-Haddad Lengkap

Apakah Anda sedang mencari tahu tentang Khasiat Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al-Haddad Lengkap? Artikel panjang berikut ini adalah membahas mengenai Khasiat Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al-Haddad Lengkap yang kami sajikan untuk Anda.

Sebagai umat Islam kita telah mengetahui ada berbagai macam wirid baik itu yang diajarkan oleh Rasulullah secara langsung ataupun tak secara langsung (diajarkan ataupun diijazahkan oleh ulama). Salah satunya adalah Wirid Ratib Al Haddad.

Ratib Al Haddad adalah kumpulan dzikir harian yang disusun oleh Habib Abdullah Al-Haddad. Beliau adalah salah satu ulama besar di abad 12 H. Beliau dilahirkan di salah sebuah kampung di kota Tarim, Yaman pada malam ke-5 bulan Safar, tahun 1044 Hijrah.

Tidak ada wali Allah yang meninggalkan dunia ini tanpa mewariskan sesuatu yang bermanfaat bagi umat Rasulullah Saw.

Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad telah mewarisi sebuah wirid yang dinamakan Ratib Al Haddad. Beliau telah meningalkan sebuah senjata dan perisai ampuh untuk melawan kerusakan-kerusakan yang disebabkan gangguan jin dan manusia.

Khasiat Ratib Al Haddad yang dibaca selepas sholat maghrib mampu mengamankan diri, keluarga, dan harta-benda orang yang membacanya.

Juga di antara khasiat Ratib Al Haddad, bahwa segala macam jenis sihir, teluh, dan gangguan setan akan dilumpuhkan dan berbalik mengena ke orang yang mengirimnya dengan izin Allah.

Baca juga: ABAH GURU SEKUMPUL DAN 50 AJARANNYA KEPADA UMAT ISLAM

Khasiat Hebat Wirid Ratib Al Haddad

Khasiat Ratib Al Haddad Menurut Al Quran dan Hadits Nabi

Ratib Al Haddad berisi potongan surat-surat Al-Qur’an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Saw di dalam Hadist Shahihnya.

Apa saja Khasiat Ratib Al Haddad? Berikut adalah keutamaan masing-masing isi ratib yang juga disebut khasiat Ratib Al Haddad:

  1. Khasiat Ratib Al Haddad berupa Surat Al-Fatihah yang ada di dalam wirid Ratib Al Haddad memiliki banyak sekali khasiat dan manfaat, di antaranya:

a. Pahala membaca Al-Fatihah menyamai pahala 2/3 Al-Qur’an.

b. Sutat al-Fatihah dan ayat kursi tidak dibaca oleh seorang hamba dalam satu rumah lalu pada hari itu dia terkena gangguan kekuatan mata manusia atau jin. Maksudnya, terhindar dari serangan sihir.

c. Barangsiapa yang membaca surat al-Fatihah dan ayat Kursi, Allah haramkan jasadnya atas api neraka.
d. Siapa ingin agar Allah menyelamatkan dirinya dari penjaga neraka yang jumlahnya 19 hendaknya dia membaca basmallah (Basmallah adalah bagian dari surat Al-Fatihah).

e. Barang siapa yang membaca basmalah maka dicatat untuknya dalam setiap huruf 4000 kebaikan, dan dihapus darinya 4000 kejahatan, dan diangkat 4000 derajat.

f. Barang siapa membaca basmalah bersambung dengan Fatihah sekali maka Aku berikan ampunan padanya, Aku terima amal baiknya, Aku lebur dosa-dosanya, tidak akan Kubakar lidahnya dengan api, Aku berikan perlindungan dari siksa kubur, panik dan siksa hari kiamat (Hadist Qudsi).

  1. Khasiat Ratib Al Haddad berupa Ayat Kursi yang ada dalam wirid.

Ayat Kursi biasanya hanya digunakan oleh masyarakat awam untuk mengusir syetan, jin, dsb.
Sebenarnya ada beberapa manfaat dari ayat kursi ini, di antaranya:

a. Ayat kursi adalah ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an.

b. Ayat kursi menjaga dirimu, keturunanmu dan menjaga rumahmu.

c. Bacaan ayat kursi pagi dan sore memberikan penjagaan dari jin dan syetan.

d. Bacaan ayat kursi sebelum tidur mengundang malaikat penjaga.

e. Bacaan ayat kursi sebelum tidur menjauhkan diri kita dari syetan sampai pagi.

f. Bacaan ayat kursi sekali menyamai pahala bacaan ¼ Al-Qur’an.

g. Barang siapa membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardhu maka tiada pemisah antara dirinya dan surga kecuali mati.

h. Barang siapa membaca ayat kursi apabila hendak tidur, maka Allah berikan keamanan atas dirinya, tetangganya yang dekat dan yang jauh dan rumah-rumah sekitarnya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad berupa Akhir Surat Al-Baqarah (Amanarrasuul… dst) yang ada dalam Ratib Al Haddad.

a. Allah tutup surat Al-Baqarah dengan dua ayat yang Allah berikan padaku dari simpanan kekayaan-Nya yang di bawah Arsy. (Hadist)

b. Kedua ayat ini memasukan orang yang membacanya ke dalam surga.

c. Kedua ayat ini akan menjadikan Allah ridho pada orang yang membacanya.

d. Kedua ayat ini adalah satu Al-Qur’an.

e. Kedua ayat ini menyembuhkan (penyakit).

f. Kedua ayat ini di cintai Allah.

Baca juga: Habib Umar bin Hafidz, IJAZAH SAAT MASUK RUMAH

  1. Khasiat Ratib Al Haddad beruapa Surat Al-Ikhlas yang ada dalam susunan wirid Ratib Al Haddad.

a. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas maka Allah haramkan daging orang tersebut atas api neraka.

b. Barang siapa tekun (istiqomah) atas bacaan Al-Ikhlas dan ayat kursi pada malam dan siang hari maka dia mendapat keridhoan Allah yang paling besar, dan ia akan bersama dengan para nabi dan dijaga dari godaan syetan.

c. Barang siapa masuk ke dalam rumahnya lalu ia membaca surat Al-Ikhlas maka baginya pahala seperti orang yang membaca 1/3 Al-Qur’an. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas dua kali maka baginya seperti pahala orang yang membaca 2/3 Al-Qur’an. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas tigakali maka baginya seperti pahala orang yang membaca Al-Qur’an seluruhnya.

d. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas sekali maka Allah akan berikan keberkahan atas dirinya, siapa yang membaca dua kali maka Allah akan berikan keberkahan atas dirinya dan keluarganya, dan barang siapa membacanya tiga kali maka Allah akan berikan keberkahan atas dirinya, keluarga dan tetangganya.

e. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas ketika sakit yang menjadikannya mati maka dia akan selamat dari fitnah kuburnya, dia akan selamat dari himpitan kubur, dan para malaikat akan menggotongnya dengan sayap mereka sampai melewati jembatan shirotol mustaqim menuju surga.

f. Rasulullah SAW mendengar seorang sahabat membaca surat Al-Ikhlas hinga tuntas lalu beliau bersabda : Dia layak (Berhak) masuk surga.

g. Barang siapa membaca surat Al-Ikhlas seratus ribu kali maka dia telah menebus dirinya dari Allah, lalu terdengar panggilan dari sisi Allah di angit dan bumi bahwa si fulan adalah tamu Allah, siapa yang punya hak kewajiban pada dirinya hendaknya mengambil langsung dari Allah.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad Berupa Surah Al-Muawwidzatain (Al-Falaq & An-Naas) yang ada dalam susunan Ratib Al Haddad.

a. Paling baiknya bacaan guna memohon perlindungan.

b. Dari beberapa surat Al-Qur’an yang paling dicintai Allah.

c. Untuk menjinakkan binatang yang liar.

d. Barang siapa ingin tergolong orang-orang baik dan selamat dari kejahatan manusia bacalah Al-Muawwidzatain.

e. hendaknya membaca setiap terbit matahari surat An-Naas hingga selesai.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir Pertama, “Laa ilaaha ilallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir (3x).

“Tiada Tuhan yang sebenarnya berhak diibadahi, kecuali hanya Allah Yang Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya, Dialah yang memiliki kerajaan ini dan memiliki segala puji. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dialah yang sangat berkuasa atas segala sesuatu.” 3x

a. Barang siapa membacanya maka baginya pahala sebesar pahala orang yang memerdekakan seorang budak dari keturunan Ismail as, ditulis baginya sepuluh amal kebaikan, dihapus darinya sepuluh dosa, diangkat sepuluh derajat dan dijaga dari godaan syetan sampai sore.

b. Dan jika membacanya pada waktu sore maka baginya pahala yang sama hingga pagi hari (Hadits).

c. Sebaik-baik bacaan yang dibaca Rasulullah SAW dan para nabi (Hadits).

d. Tidak ada satu amalan pun mampu mengalahkannya.

e. Tidak tersisa dengannya dosa. Allah memandang pada orang yang membacanya dengan pandangan rahmat dan barang siapa mendapatkan pandangan rahmat maka dia tidak akan terkena siksa (Hadits).

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir Kedua, “Subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar (3x). “Maha Suci Allah, dan segala puji hanya khusus bagi Allah, dan tiada Tuhan yang berhak diibadahi kecuali hanyalah Allah dan Allah Tuhan Yang Maha Besar.” 3x

a. Dalam Al-Qur’an bacaan ini disebut “AL-BAQIYATUS SHOLIHAT” sedang pahalanya amat sangat besar.

b). Rasulullah menamakan bacaan dzikir ini dengan “RIYADHUL JANAH” artinya kebun surga atau taman surga.

c). Rasulullah mencintai bacaan ini lebih dari segala apa yang terkena sinar matahari.

d). Bacaan dzikir ini mengugurkan dosa hamba seperti gugurnya daun-daun dari atas pohon.

e). Bacaan dzikir ini adalah bacaan yang paling dicintai Allah.

f). Bacaan dzikir ini adalah tanaman surga.

g). Bacaan dzikir ini merupakan penyebab seorang hamba untuk mendapatkan surga.

h). Bacaan dzikir ini tergolong bacaan yang paling utama.

i). Pahala bacaan ini menyamai pahala orang yang memerdekakan seratus orang yang sedekah dengan kuda berkendali, berpelana di jalan Allah, juga menyamai pahala sedekah seratus onta.

j). Bacaan ini adalah benteng pemisah antara hamba dari api neraka.

k). Berat timbangan bacaan ini melebihi berat timbangan langit dan bumi.

l). Bacaan ini bisa mengganti kedudukan Al-Qur’an bagi orang yang tidak mampu membaca Al-Qur’an.m) Barang siapa membaca bacaan ini maka ditulis baginya dalam setiap huruf sepuluh amal kebaikan(Hadits).

n). Bacaan ini adalah bacaan yang dibaca bangsa jin ketika mengangkat benda-benda berat.

o). Bacaan dzikir ini juga bacaan yang dibaca Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as ketika membangun Ka’bah, apabila mereka mebacanya terangkatlah batu-batu besar itu dengan sendirinya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir ketiga,

“Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim” (3x) “Maha Suci Allah dengan segala puji kepada-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” 3x

BACA JUGA :   Lirik Lagu Menepi - Lirik Lagu Dalan Liyane

a) Dua kalimat ini, ringan di lidah tapi sangat berat di atas timbangan amal (mizan), dan sangat dicintai Allah SWT.

b) Bacaan dzikir ini termasuk bacaan (dzikir) yang paling utama.

c) Barangsiapa yang membacanya maka ditulis baginya 124.000 kebaikan.

d) Bacaan dzikir ini lebih dicintai Allah daripada segunung emas yang di-infaqkan ikhlas di jalan Allah.

e) Allah akan melebur dosa-dosa orang yang membacanya sekalipun lebih banyak daripada buih di atas air laut.

f) Bacaan dzikir ini adalah doa yang dibaca oleh semua makhluk. Seba bbacaan dzikir ini Allah memberikan rezeki pada seluruh makhluk.

g) Bacaan dzikir ini jika dibaca: Subhaanallaahi wa bihamdihii subhaanallaahil ‘azhiim astaghfirullah seratus kali setelah sholat sunnah fajar (qobla/sebelum subuh), maka dunia akan datang kepadamu dengan cara paksa, hingga kamu kewalahan menanggapinya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir keempat,

“Rabbanaghfirlanaa watub’alainaa innaka antat tawwaabur rahiim (3x). “Ya Allah ampunilah dosaku dan berikan aku tobat, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Penyayang.” 3x

“Barangsiapa yang membacanya, Allah akan menjadikan baginya keterbukaan dari segala yang buntu baginya, jalan keluar dari segala kesempitan, dan akan menganugrahkan rezeki dari arah yang tak diduga-duga” (Hadist).

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kelima,

“Allahumma shalli ‘alaa Muhammadin, Allaahumma shalli ‘alaihi wa sallim” (3x)

“Wahai Tuhan kami, berilah shalawat/rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad, Ya Tuhan Kami berilahshalawat/rahmat-Mu kepadanya dan kesejahteraan-Mu.” 3x

a. Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca sholawat untukku. (Hadist)

b. Barangsiapa membaca sholawat untukku dari umatku maka akan ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh dosa. (Hadist)

c. Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Kahil: Sesungguhnya barangsiapa membaca sholawat kepadaku setiap hari tiga kali sebab cinta dan rindu kepadaku, maka pantas bagi Allah untuk mengampuni dosa-dosanya malam itu dan siang harinya. (Hadist)

d. Rasulullah SAW bersabda: sholawat kepadaku menepis kemiskinan dari orang yang membacanya. (Hadist)

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir keenam,

“A’uudzu bikalimaatillahit taammaatimin syarri maa khalaq (3x).

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan apa-apa yang diciptakan-Nya.” 3x

a. Barangsiapa membacanya tiga kali maka tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apapun. (Hadist)

b. Barangsiapa membacanya di sore hari, tidak akan membahayakan dirinya sesuatu pun sampai pagi, dan siapa yang membacanya pagi hari maka tidak akan membahayakannya dirinya sampai sore. (Hadist)

c. Barangsiapa menempati suatu tempat lalu membaca bacaan ini, tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apa pun hingga pergi meninggalkan tempat itu. (Hadist)

d. Tergolong dzikir yang dahsyat dan manjur, apabila seseorang menekuninya maka segala urusannya akan lancar dan terpenuhi kebutuhannya.

e. Menjaga jiwa dan raga dari rasa sakit.

f. Barangsiapa membacanya di tengah malam akan menyaksikan hal-hal aneh dan ajaib.

g. Melumpuhkan dan menaklukan musuh.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir ketujuh,

“Bismillaahil ladziy laa yadhurru ma’asmihii syai-un fil ardhi walaa fis samaa’ii wahuwas samii’ul ‘aliim. (3x)

“(Aku menjalani hidup pada siang atau malam ini) Dengan nama Allahyang tidak ada sesuatu pun dapat memberi mudharat, baik di bumi maupun di langit dan Dia- lah Tuhan yang maha mendengar lagi maha mengetahui.” 3x

a. Barangsiapa yang membaca bacaan ini setiap pagi dan sore tiga kali, tidak akan membahayakan dirinya dari sesuatu apapun (HR.Tirmidzi)

b. Tidak akan terkena bencana yang datang mendadak dan tidak akan terkena stroke. (HR.Abu Dawud)

c. Penawar racun dan segala yang mematikan.

d. Keselamatan dari musuh dan kekejamannya.

e. Penjagaan bagi rumah dan isinya dari pencuri dan orang jahat.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kedelapan ,

“Radhiitu billaahi rabba wa bil islaami diina wa bi Sayyidina Muhammadin Shalallaahu ‘Alaihi Wasalaam nabiyyan wa rasuula. (3x)

“Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Nabi Muhammad SAW sebagaiNabi dan RasulMU.” 3x

a. Diriwayatkan dari sahabat Tsauban: barangsipa membacanya maka dia berhak masuk surga. (hadist)

b. Dari Abu Said Al-Khudry meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: Barangsiapa ridho menjadikan Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad SAW sebagai nabinya maka ia berhak masuk surga. (Hadist)

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kesembilan,

“Bismillaahi walhamdulillaahi wal khairu wasy-syarru bimasyii-atillaah. (3x)

“Dengan nama Allah dan segala punji hanya tertentu bagi Allah dan segala kebajikan dan kejahatan, ketentuan Allah.” 3x

a. Barangsiapa yang membacanya tidak akan tersisa dari dosa-dosanya sedikitpun (Hadist).

b. Tidak ada seorang hamba yang membacanya, kecuali mencairlah syetan seperti mencairnya timah di atas bara api. (Hadist)

c. Apabila seorang membacanya, dicatat untuknya pahala ibadah tujuh ratus tahun. (Hadist)

d. Barangsiapa ingin selamat oleh Allah dirinya dari malaikat Zabaniyah yang sembilan belas (penjaga neraka) maka hendaknya dia membaca basmalah. (Hadist)

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kesepuluh,

“Aamannaa billaahi wal yaumil aakhiri tubnaa ilallaah baathinaw wa zhaahiran. (3x)

“Kami (menyatakan) beriman kepada Allah dan hari akhir, dan kami bertobat kepada Allah lahir maupun batin”. 3x

a. Rasulullah SAW bersabda: Ucapkanlah lalu istiqomahlah.

b. Barangsiapa merasakan was-was maka hendaklah dia membacanya. (Hadist)

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kesebelas,

“Yaa rabbanaa wa’fu ‘annaa wamhul ladziy kaana minnaa. (3x)

“Ya Tuhan kami, berilah kami maaf dan hapuskanlah apa – apa yang ada pada kami (dosa – dosa).”

a. Allah tidak akan diminta sesuatu yang lebih Dia cintai daripada diminta Afwun (kemaafan) di dunia dan di akhirat. (Hadist)

b. Memohon afwun kemaafan tergolong doa yang paling utama dan padat maknanya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir keduabelas,

“Yaa dzal jalaali wal ikraam, amitnaa’alaa diinil Islaam. (7x)

“Wahai Tuhan yang mempunyai sifat Keagungan dan sifat Pemurah, matikanlah kami dalam lingkungan agama Islam.” 7x

a. Tekuni dan perbanyaklah bacaan tersebut di atas. (Hadist)

b. Rasulullah SAW mendengar seseorang membaca bacaan tersebut, maka beliau bersabda: kamu telah dikabulkan maka mintalah. (Hadist)

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir ketiga belas,

“Yaa qawiyyu yaa matiinu ikhfi syarrazh zhaalimiin. (3x)

“Ya Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Gagah, hindarkanlah kami dari kejahatan orang – orang zhalim.” 3x

a. Aman dan selamat dari gangguan orang-orang jahat dan dholim, perbuatan jahat manusia.

b. Aman dan selamat dari gangguan bahaya binatang buas dan berbisa, kedengkian musuh, dari setiap marabahaya.

c. Aman dan selamat dari murka Allah serta hukuman-Nya.

d. Aman dan selamat dari apa saja yang membahayakan diri kita, membahayakan Islam dan kaum muslimin.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir keempat belas,

“Ash lahalllaahu umuural muslimiin sharafallaahu syarral mu’dziin. (3x)

“Semoga Allah memperbaiki semua urusan kaum muslimin dan menghindarkan mereka dari kejahatan orang – orang yang suka mengganggu” 3x

a. Membawa maslahat (manfaat yang sempurna) dan kebaikan segala urusan umat Islam.

b. Apabila maslahat telah didapat oleh seseorang, maka seluruh cita-cita dan keinginan dunia akhirat akan didapat.

c. Mendapat ampunan Allah SWT menyeluruh bagi dirinya, keluarga maupun kaum muslimin.

d. Menjadi sebab ia, yang membacanya, dicintai dan dikasihi oleh Allah SWT.

e. Termasuk obat penyakit hati (dengki, iri hati, ghibah dsb).

f. Mendapat bimbingan Allah SWT dalam menjalani kehidupan yang lurus.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kelima belas,

“Yaa ‘aliyyu yaa kabiiru yaa ‘aliimu yaa qadiiru yaa samii’u yaa bashiiru yaa lathiifu yaa khabiir. (3x)

“Ya Tuhan yang Maha Tinggi lagi Maha Besar, Maha Mendengar lagi Melihat, Maha Lemah Lembut lagi Maha Mengamati” 3x

a. Setiap nama-nama Allah akan mengantarkan kita ke satu derajat/martabat dari sekian banyak martabat di sisi Allah.

b. Rahasia dzikir Asma’ul Allah yang tak ternilai besarnya dan tak dapat diketahui bagaimana hakekat kemuliaan yang sebenarnya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad Dzikir keenam belas,

“Yaa faarijal ham, yaa kaasyifal gham yaa mal li’abdihii yaghfir wa yarham. (3x)

“Wahai Tuhan yang melegakan dari duka cita, lagi melapangkan dada dari duka cita, lagi melapangkan dada dari rasa sempit. Wahai Tuhan yang suka mengampuni danmenyayangi hamba – hambaNya.” 3x

a. Diriwayatkan dari Ummil Mu’minin Aisyah ra.: Ayahku (Abu Bakar Shidiq ra) berkata kepadaku: maukah engkau aku ajari doa yang diajarkan Rasul kepadaku dan diajarkan nabi Isa as. Pada kaum Hawary. Seandainya engkau mempunyai hutang sebanyak gunung uhud niscaya Allah akan melunasinya? Aku menjawab: tentu aku mau, beliau berkata: bacalah dzikir ini (sebagaimana tersebut di atas).

b. Agar Allah SWT menghapuskan kesedihannya.

c. Agar Allah SWT melepaskan dari kesusahannya.

d. Agar Allah SWT mengampuni kesalahannya dan dikasihani-Nya.

  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir ketujuh belas,

“Astaghfirullaaha rabbal baraayaa, astaghfirullaaha minal khathaaya. (4x)

“Aku mohon ampunan Allah Tuhan pencipta sekalian makhluk, aku mohon ampunan Allah dari kesalahan.” 4x

a. Maukah kalian aku beritahu tentang penyakit dan obat penyakit kalian? Ingatlah, sesungguhnya penyakit kalian adalah dosa, dan obatnya adalah istighfar. (Hadist)

b. Barang siapa memperbanyak istighfar, Allah akan berikan untuknya ketenangan dari rasa bingung, jalan keluar dari segala kesempitan dan Allah akan memberikan rezekinya dari arah yang tidak terduga. (Hadist)

c. Barangsiapa baca istighfar, tertanam untuknya satu tanaman di surga. (Hadist)

d. Imam Ali Al-Khawwash berkata: Sesungguhnya istighfar itu memadamkan amarah Allah SWT dan tiada yang lebih manjur bagi orang yang diberhentikan dari kerjanya atau dipenjara atau hutangnya lebih dari istighfar.

BACA JUGA :   Ratib Al Haddad dan Khasiatnya - Bacaan Ratib Al Haddad
  1. Khasiat Ratib Al Haddad dalam Dzikir kedelapan belas ,

“Laa ilaaha illallaah (25/50/100 x). “Tiada yang wajib disembah selain Allah.” (25/50/100 x)

a. Ibnu Abbas ra. meriwayatkan: di atas pintu surga tertulis Laa ilaaha illallaah Muhammad rasulullaah tidak aku siksa orang yang membacanya.

b. Ibnu Abbas ra. juga meriwayatkan: sehari semalam ada 24 jam, dan kalimat Laa ilaaha illallaah Muhammad Rasulullaahitu ada 24 huruf. Barangsiapa yang membacanya maka akan melebur setiap satu huruf, dosa dalam satu jam, maka tidak akan tersisa satu dosa pun apabila seseorang membacanya setiap hari atau setiap malam.

b. Barangsiapa yang akhir ucapannya ketika akan mati Laa ilaaha illallaah, maka dia akan masuk surga.

c. Barangsiapa membaca Laa ilaaha illallaah dengan ikhlas dari hatinya dan memanjangkan bacaan sebab mengagungkannya, diampuni baginya 4000 dosa dari dosa besar. Sahabat bertanya : jika dia tidak punya dosa sebanyak itu? Rasul SAW menjawab: Diampuni untuknya dari dosa orang tua, keluarga dan tetangganya. (Hadist)

Khasiat Ratib Al Haddad secara Umum, Wirid yang disusunnya ini Habib Abdullah Al-Hadad mengatakan:

a. Barangsiapa menekuni bacaan ratib ini (Ratib Al Haddad), Allah akan memberikannya meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

d. Ratib yang kami susun akan menjaga kota selama ratib tersebut dibaca.

e. Ratib kami ibarat pagar besi mengelilingi seluruh kota yang dibaca di dalamnya ratib (Ratib Al Haddad).

f. Dapat memperkuat dan menyelamatkan akidah atau keimanan seorang muslim dari berbagai macam aliran sesat.

Demikin penjelasan Khasiat Ratib Al Haddad yang luar biasa, semoga bermanfaat.

Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al Haddad Lengkap

Khasiat Ratib Al Haddad dan Bacaan Ratib Al Haddad Lengkap

Berikut ini adalah bacaan Ratib Al Haddad lengkap yang ditulis dan disusun oleh Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad.

Ratib Al Haddad muncul pada saat daerah shahibur ratib, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, tengah dilanda banyak kerusuhan, perampokan, dan peperangan.

Karena itu Habib Abdullah Al-Haddad menyusun sebuah rangkaian doa mohon keselamatan yang kini dikenal dengan Ratib Al Haddad.

Khasiat Ratib Al Haddad yang dimaksud penjelasannya di atas, berikut ini adalah bacaannya. Silakan dibaca dan diamalkan.

Bacaan Ratib Al Haddad Lengkap:

رَاتِبُ الْحَدَّادِ
( ِلْحَبِيْب عَبْدِ الله بْنِ عَلَوِي الْحَدَّاد)

الْفَاتِحَة : أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ. رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ آمِيْنِ

اَللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّموَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَه إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّموَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤدُه حِفْظُهُمَا وَهُوَ العَلِيُّ العَظِيْمُ. آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّه وَالْمُؤْمِنُوْنَ كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْناَ وَأَطَعْناَ غُفْراَنَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاََ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَآ إِنْ نَسِيْنَآ أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنآ أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْناَ عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
(x3) سٌبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اْللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحاَنَ اللهِ الْعَظِيْمِ (x3)

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ (x3)

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ (x3)

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّمَا خَلَقَ (x3)

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي الْسَّمَآءِ وَهُوَ الْسَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ (x3)

رَضِيْنَا بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا (x3)

بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّهِ وَالْخَيْرُ وَالشَّرُّ بِمَشِيْئَةِ اللهِ (x3)

آمَنَّا بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ تُبْناَ إِلَى اللهِ باَطِناً وَظَاهِرًا (x3)

يَا رَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَامْحُ الَّذِيْ كَانَ مِنَّا (x3)

ياَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْراَمِ أَمِتْناَ عَلَى دِيْنِ الإِسْلاَمِ (x7)

ياَ قَوِيُّ ياَ مَتِيْنُ اكْفِ شَرَّ الظَّالِمِيْنَ (x3)

أَصْلَحَ اللهُ أُمُوْرَ الْمُسْلِمِيْنَ صَرَفَ اللهُ شَرَّ الْمُؤْذِيْنَ (x3)

يَا عَلِيُّ يَا كَبِيْرُ يَا عَلِيْمُ يَا قَدِيْرُ يَا سَمِيعُ يَا بَصِيْرُ يَا لَطِيْفُ يَا خَبِيْرُ (x3)

ياَ فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَّمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ (x3)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَاياَ (x4)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ (x25)

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ وَمَجَّدَ وَعَظَّمَ وَرَضِيَ اللهُ تَعاَلَى عَنْ اَهْلِ بَيْتِهِ الطَّيِّبِيِنَ الطَّاهِرِيْنَ وَأَصْحَابِهِ الأَكْرَمِيْنَ الْمُهْتَدِيْنَ. وَأَزْوَاجِهِ الطَّاهِرَاتِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ. وَالتَّابِعِيْنَ وَ التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَعَلَيْناَ مَعَهُمْ وَفِيْهِمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ. اَللهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يٌوْلَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (x25)

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ. وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد. بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. اَلَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِي صُدُوْرِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ. اَلْفَاتِحَةَ إِلَى رُوحِ سَيِّدِنَا الشَّيْخِ الْكَبِيْرِ الْقُطْبِ الشَّهِيْرِ الْفَقِيْهِ الْمُقَدَّمِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِي بَاعَلَوِي وَأُصُولِهِ وَفُرُوعِهِ وَجَمِيْعِ سَادَاتِنَا آلِ بَاعَلَوِي، أَنَّ اللهَ يُعْلِيْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّةِ وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِمْ وَ أَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَ عُلُوْمِهِمْ وَ نَفَحَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ)

اَلْفَاتِحَةَ إِلَى أَرْوَاحِ ساَدَاتِنَا الصُّوْفِيَّةِ أَيْنَمَا كَانُوْا مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا أَنَّ اللهَ يَحْمِيْنَا بِحِمَايَتِهِمْ وَيُمِدُّنَا بِمَدَدِهِمْ وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِمْ وَ أَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَ عُلُوْمِهِمْ وَ نَفَحَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ)

اَلْفَاتِحَةَ إِلَى رُوْحِ سَيِّدِنَا الشَّيْخِ الْكَبِيْرِ الْقُطْبِ الشَّهِيْرِ الْحَبِيْبِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَلَوِي بْنِ مُحَمَّدٍ الْحَدَّادِ صَاحِبِ الرَّاتِبِ وَأُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ وَجَمِيْعِ سَادَاتِنَا آلِ بَاعَلَوِي أَنَّ اللهَ يُعْلِيْ دَرَجَاتِهِمْ فِي الْجَنَّة وَيُعِيْدُ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِمْ وَ أَسْرَارِهِمْ وَأَنْوَارِهِمْ وَ عُلُوْمِهِمْ وَ نَفَحَاتِهِمْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِِ. (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ)

اَلْفَاتِحَةَ أَنَّ اللهَ يُغِيْثُ الْمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ الْمُسْلِمِيْنَ وَيُفَرِّجُ عَلَى الْمُسْلِمِيْنَ وَيَشْفِيْ أَمْرَاضَ الْمُسْلِمِيْنَ بِالْعَافِيَةِ وَيُغَزِّرُ أَمْطَارَهُمْ وَيُرَخِّصُ أَسْعَارَهُمْ وَيُصْلِحُ سَلاَطِيْنَهُمْ وَيَكْفِيْهِمْ شَرَّ الْفِتَنِ وَ الْبَلِيَّاتِ وَ الْمِحَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَ يَحْفَظُ الْحُجَّاجَ وَ الْمُسَافِرِيْنَ وَ الْغُزَاةِ وَ الْمُجَاهِدِيْنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ الْبَرِّ وَ الْبَحْرِ وَ الْجَوِّ أَجْمَعِيْنَ. أَنَّ اللهَ يُصْحِبُهُمُ السَّلاَمَةَ وَ يَرُدُّهُمْ إِلَى أَوْطَانِهِمْ سَالِمِيْنَ آمِنِيْنَ غَائِمِيْنَ وَ إِيَّانَا فِيْ خَيْرٍ وَ عَافِيَةٍ وَ إِلَى أَرْوَاحِ وَالِدِيْنَ وَ وَالِدِيْكُمْ وَ أَمْوَاتِنَا وَ أَمْوَاتِكُمْ وَ أَمْوَاتِ الْمُسْلِمِيْنَ أَجْمَعِيْنَ. أَنَّ اللهَ يَتَغَشَّاهُمْ بِالرَّحْمَةِ وَ الْمَغْفِرَةِ وَ يُسْكِنُهُمُ الْجَنَّةَ وَ يَخْتِمُ لَنَا وَلَكُمْ بِالْحُسْنَى فِيْ خَيْرٍ وَ لُطْفٍ وَ عَافِيَةٍ وَ إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّم. (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. ماَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيِّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّيْنَ)

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ اللهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَسَلِّمْ. اَللّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ الْمُعَظَّمَةِ وَالسَّبْعِ الْمَثَانِيْ أَنْ تَفْتَحَ لَنَا بِكُلِّ خَيْرٍ. وَأَنْ تَتَفَضَّلَ عَلَيْنَا بِكُلِّ خَيْرٍ. وَأَنْ تُعَامِلَنَا مُعَامَلَتَكَ لأَهْلِ الْخَيْرِ. وَأَنْ تَجْعَلَنَا مِنْ أَهْلِ الْخَيْرِ، وَأَنْ تَحْفَظَنَا فِي دِيْنِنَا وَأَنْفُسِنَا وَأَوْلاَدِنَا وَاَهْلِيْنَا وَأَصْحَابِنَا وَأَحْبَابِنَا مِنْ كُلِّ مِحْنَةٍ وَ فِتْنَةٍ وَبُؤْسٍ وَضَيْرٍ، إِنَّكَ وَلِيُّ كُلِّ خَيْرٍ، وَمُعْطٍ لِكُلِّ خَيْرٍ، وَمُتَفَضِّلٌ بِكُلِّ خَيْرٍ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن. وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

اَللّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ (x3)

يَا عَالِمَ السِّرِّ مِنَّا لاَ تَهْتِكِ السِّتْرَ عَنَّا وَ عَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَ كُنْ لَنَا حَيْثُ كُنَّا (x3)

يَا الله بِهَا يَا الله بِهَا يَا الله بِحُسْنِ الخْاَتِمَةِ (x3)

يَا لَطِيْفًا بِخَلْقِهِ، يَا عَلِيْمًا بِخَلْقِهِ، يَا خَبِيْرًا بِخَلْقِهِ اُلْطُفِ بِنَا يَا لَطِيْفُ يَا عَلِيْمُ يَا خَبِيْرُ (x3)

يَا لَطِيْفًا لَمْ يَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا فِيْمَا نَزَلَ، إِنَّكَ لَطِيْفٌ لَمْ تَزَلْ اُلْطُفْ بِنَا وَ الْمُسْلِمِيْنَ (x3)

جَزَى اللهُ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَنَّا خَيْرًا، جَزَى اللهُ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَنَّا مَا هُوَ أَهْلُهُ (x3)

الْحَمْدُ لِلّهِ عَلَى نِعْمَةِ الإِيْمَانِ وَ الإِسْلاَمِ وَ تَوْفِيْقِهِ وَكَفَى بِهَا مِنْ نِعْمَةٍ

Adapun rahasianya, silakan baca: Khasiat Ratib Al Haddad agar menambah kemantapan dalm mengamalkan Ratib Al Haddad ini dan kemaqbulan dari Allah Swt, amin…..

Baca juga: Ratib Al Haddad dan Khasiatnya – Bacaan Ratib Al Haddad

Recommended For You

About the Author: Ahmad Fawas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *