Kisah Nyata Habib Ali Alhabsy, Ulama Asal Yaman yang Haulnya di Solo Senantiasa Jadi Magnet jema’ah dari Bermacam Daerah
Kisah Nyata Habib Ali Alhabsy, Ulama Asal Yaman yang Haulnya di Solo Senantiasa Jadi Magnet jema’ah dari Bermacam Daerah

Kisah Nyata Habib Ali Alhabsy, Ulama Asal Yaman yang Haulnya di Solo Senantiasa Jadi Magnet jema’ah dari Bermacam Daerah

Diposting pada
Views: 16
Read Time:2 Minute, 47 Second

Warta Batavia – Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di Solo senantiasa jadi magnet, tidak cuma bagi jamaah di dalam negeri.

Tetapi jamaah dari luar negeri seperti Yaman, Singapura sampai Afrika banyak berjubel di wilayah Masjid Riyadh, Jalan Kapten Mulyadi, Kecamatan Pasar Kliowon, Solo.

Tidak tanggung-tanggung, biasanya haul yang dihelat dapat menyedot 100 ribu jamaah.

Adapun pada tahun sekarang, haul dirayakan selama 3 hari mulai 16 Desember 2019 sampai 18 Desember 2019.

anak cucu Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, Habib Ali bin Hasan menceritakan, Ali bin Muhammad Al-Habsyi mempunyai banyak murid.

“Misalnya di Yaman banyak, di Indonesia banyak, termasuk di Afrika, Oman, Singapore,” kata Ali ke TribunSolo.com, Minggu (15/12/2019).

Mereka datang sebab mengaggumi sosok Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.

Kemudian, siapakah sebenanarnya Habib Ali bin Muhanmad Al-Habsyi?

Habib Ali bin Muhanmad Al-Habsyi lahir pada 24 Syawal 1259 Hijriah bersesuaian dengan 1839 Masehi di Desa Qosam, Hadhramaut, Yaman.

Ia lahir dari pasangan Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi dan Hababah Alawiyah binti Husein bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri.

Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi amat digandrungi di kampung halamannya.

“Di sana terkenal selaku sosok ulama yang luar biasa, dan warga di sana amat mencintai Habib Ali,” kata Ali.

Kedermawanan Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi jadi sesuatu yang dikagumi para jemaahnya.

READ  Download Kitab PDF Qotrul Ghoits ala Masa'il Abil Laist

Bahkan, kediamannya tidak pernah sepi dikunjungi tamu.

“Beliau juga orang yang suka jamu menjamu orang lain, orangnya amat dermawan, acara – acara zaman beliau banyak sekali jamuannya amat luar biasa,” ucap Ali.

“Dulu saban hari dalam seminggu ada tamu, baliau senantiasa membikin rumahnya terbuka untuk tamu, tamu yang Hadir dijamu jamuan luar biasa,” imbuhnya membeberkan.

Semasa hidupnya, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi  memegang teguh dan mencintai ajaran Rasulullah Shallallahu ‘ Alaihi wa Sallam.

Cara mengajarnya senantiasa dikaitkan dengan ajaran, sifat, dan akhlak Rasulullah.

Itu sebab Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi menganggap Rasulullah Adalah sosok yang paling indah.

“Habib Ali sungguh-sungguh menjalankan apa yang diajarkan Rasulullah sehingga mereka tertarik dengan cara mengajar beliau,” ujar Ali.

“Akhlak mulia yang beliau dapatkan dari kakek-kakeknya dan intinya dari Rasulullah yang membikin para pengikutnya sampai sekarang banyak sekali,” tambahnya.

Ali menyampaikan, kecintaan Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dengan Rasulullah dituangkannya ke dalam tulisan yang dibuatnya.

Sejumlah puisi dan buku sudah dikarangnya selaku bentuk kecintaannya ke Nabi Muhammad.

1 karyanya yang sampai waktu ini senantiasa dibaca, ialah kitab Maulid Simtuddurror atau dikenal pula selaku Maulid Habsyi.

Kitab tersebut dikarang Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi sekira tahun 1933, 2 tahun sebelum beliau wafat.

“Habib Ali beliau dikenal dengan syair-syair kerinduannya ke Rasulullah, beliau juga mengarang kitab yang terus dibacakan sampai waktu ini Maulid Habsyi,” ucap Ali.

READ  Sejarah Awal Perumusan NDP PMII (3-Habis)

Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi meninggal pada 20 Rabiuts Tsani 1333 H.

Pada tahun-tahun terakhir menjelang wafatnya, penglihatan Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi kian kabur.

Ali menyampaikan, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi semasa hidupnya belum pernah menginjakkan kaki di Indonesia, termasuk Solo.

“Khususnya di Solo, bukan Habib Ali melainkan putranya, Habib Alwi bin Ali, Habib Ali belum pernah ke Indonesia,” tandasnya.


Artikel ini sudah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kisah Nyata Habib Ali, Ulama Yaman yang Haulnya di Solo Senantiasa Jadi Magnet Jamaah dari Bermacam Daerah, 

Source link | Kisah Habib Ali Alhabsy, Ulama Asal Yaman yang Haulnya di Solo Selalu Jadi Magnet Jamaah dari Berbagai Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *