034861400 1574058214 FOTO 001.webp
034861400 1574058214 FOTO 001.webp

KKP Tangkap 2 Kapal Maling Ikan di Laut Natuna, 1 Tenggelam

Diposting pada
Views: 13
Read Time:2 Minute, 45 Second

KKP Tangkap 2 Kapal Maling Ikan di Laut Natuna, 1 Tenggelam

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jend. Kontrol Sumber Daya Kelautan dan Perikanan kembali mengamankan 2 Kapal Ikan Asing (KIA) yang melaksanakan pencurian ikan di Laut Natuna Utara.

Penangkapan diwarnai perlawanan 1 KIA yang berunjung kapal tenggelam sebab hilang keseimbangan.

”Ditjen PSDKP-KKP sukses melumpuhkan 2 KIA berbendera Vietnam pada hari Senin, 20 April 2020 waktu mereka melaksanakan illegal fishing di WPP-NRI 711 Laut Natuna Utara, ” kata Direktur Jend. Kontrol Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Tb Haeru Rahayu di Kantor Stasiun PSDKP Pulau Galang, Batam, Kamis (23/4/2020).

Tetapi Tb Haeru menjelaskan, pihaknya amat prihatin adanya perlawanan membabi buta 1 KIA dan akhirnya tenggelam.

”Kami atas nama Kementerian Kelautan dan Perikanan amat prihatin dan menyesalkan insiden yang terjadi. Langkah-langkah pencegahan kecelakaan sudah ditunaikan oleh aparat kami tetapi sungguh perlawanan yang ditunaikan oleh 1 KIA tersebut andaikan aksi Kamikaze sampai berusaha menabrakkan kapalnya ke kapal petugas sampai akhirnya terbalik dan tenggelam,” ujarnya.

Dari 1 KIA yang tenggelam diketahui Ada 2 orang yang ditemukan dalam kondisi sehat, yaitu 1 orang Nakhoda dan 1 orang ABK. Lebih detail Tb menginginkan 4 orang ABK lainnya dapat cepat ditemukan.

“Jadi kami cuma mempunyai sumber info dari nakhoda kapal yang bersangkutan bahwa masih ada 4 ABK yang belum ditemukan. Info ini sungguh masih wajib didalami kembali tetapi kami terus melaksanakan usaha pencarian dengan melibatkan BASARNAS dan MRCC (SAR Malaysia). Semoga jika sungguh masih ada ABK kapal yang belum ditemukan dapat cepat ditemukan,” ucap Tb.

READ  2,4 Juta Pekerja Gagal Terima BLT Subsidi Gaji Rp600.000/Bulan, Ini Penyebabnya

Tb juga menerangkan bahwa terkait dengan insiden tersebut KKP sudah melaksanakan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait aspek-aspek diplomatik yang tentu memerlukan koordinasi lebih detail.

Telah Jadi Incaran

Di tempat yang sama, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa kapal-kapal tersebut sebenarnya telah jadi incaran oleh aparat KKP sebab sungguh telah terpantau oleh radar Ditjen PSDKP-KKP.

”Penyempurnaan taktik operasi terus kami lakukan dan itu cukup efektif. Dengan pendekatan Sistem Kontrol Terpadu ini bagian yang kami perkuat ialah penyelenggaraan pemantauan melalui air surveillance”, jelas Pung.

Lebih detail Pung menerangkan bahwa berbekal info dari penyelenggaraan air surveillance, Kapal Pengawas Perikaan Orca 03 yang dinakhodai oleh Capt. Mohammad Ma’ruf sukses melaksanakan penyergapan 2 KIA berbendera Vietnam yaitu BD 30942 TS yang ditangkap pada posisi 03° 47,354’ LU – 104° 45,974’ BT serta BD 30919 TS yang ditangkap pada posisi 03°45,730’ LU – 104°46,629’ BT.

Di sela-sela konferensi pers tersebut, Pung juga memberikan update bahwa Kapal Pengawas Kembali melaksanakan penangkapan kepada KIA berbendera Filipina dan Taiwan. Penangkapan tersebut terjadi di Laut Sulawesi. Waktu ini kapal-kapal tersebut tengah dalam proses Ad hoc ke Pangkalan PSDKP Bitung.

Dengan penangkapan kapal-kapal tersebut, sebanyak 32 KIA tidak resmi sudah ditangkap selama enam bulan kepemimpinan Edhy Prabowo di KKP. 32 KIA tidak resmi tersebut terdiri dari 15 kapal berbendera Vietnam, 8 kapal berbendera Filipina, 8 kapal berbendera Malaysia dan 1 kapal berbendera Taiwan. [liputan6.com]

READ  Pasien Sembuh Meningkat, Bamsoet Optimistis Indonesia Dapat Taklukkan Covid-19


KKP Tangkap 2 Kapal Maling Ikan di Laut Natuna, 1 Tenggelam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *