Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / BERITA DUNIA / Kongres AS Blokir Deklarasi Darurat Trump untuk Penjualan Senjata ke Arab Saudi

Kongres AS Blokir Deklarasi Darurat Trump untuk Penjualan Senjata ke Arab Saudi

/
/
/
4 Views

Warta Batavia, WASHINGTON – Kongres AS pada hari Rabu (17/07) sudah memilih untuk memblokir penjualan senjata darurat Presiden Donald Trump ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, memberikan teguran ke sekutu strategis AS itu atas keterlibatan mereka dalam perang di Yaman dan Sangkaan pelanggaran hak asasi manusia.

Trump sudah mengancam akan memveto ketiga resolusi, yang melewati Kongres pimpinan Demokrat dengan sokongan minimal dari Republik itu.

Tetapi dengan pemungutan suara hari Rabu, member parlemen di DPR dan Senat, yang Sepakat resolusi ini bulan lalu, kembali menulis ketidaksetujuan mereka atas tindakan mematikan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi dan tanggapan pemerintahan Trump yang acuh tidak acuh terhadapnya.

Baca: Senator AS Desak Trump Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi

Pemungutan suara itu juga mengungkap bentrokan antara para member Partai Demokrat dan Republik dengan presiden, Soal upayanya untuk menumbangkan otoritas kongres pada keputusan strategi luar negeri dan problem keamanan nasional, di samping kemarahan bipartisan atas sokongan AS untuk gabungan pimpinan Saudi dalam perang saudara berdarah Yaman.

“Darurat palsu, darurat yang didesain untuk membikin 1 lagi jalan di kisaran Kongres, untuk merusak pemisahan kekuasaan, untuk menginjak-injak tugas-tugas konstitusional badan ini,” kata member kongres dari partai Republik, Eliot Engel (DN.Y.), ketua DPR Komite Luar Negeri, sebagaimana dilansir Politico.

“Saya muak dan lelah karenanya,” tambah Engel, menyebut deklarasi darurat ini selaku bentuk “penyalahgunaan kekuasaan yang luar biasa.”

Baca: Trump: AS Tidak Mungkin Hentikan Ekspor Senjata ke Saudi

Bagaimanapun, Trump dipercayai akan memveto tindakan ini tatkala mereka mencapai mejanya, veto ketiga, ke-4 dan kelima dari kepresidenannya. Veto-nya kemungkinan akan dipertahankan, sebab ke-2 kamar ini tidak akan mempunyai cukup suara untuk menimpanya. Sekutu penting Trump, Senator Lindsey Graham sudah memimpin usaha Senat untuk memblokir penjualan senjata itu.

Pada bulan Mei, Trump meminta wewenang daruratnya untuk mengesampingkan kesanggupan Kongres meninjau penjualan senjata, dan terus maju untuk Sepakat lebih dari 8 miliar dolar dalam transfer senjata, termasuk amunisi dengan panduan presisi, ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Yordania.

Para pembuat undang-undang AS di ke-2 sisi, baik Demokrat maupun Republik, begitu juga CIA, menyalahkan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman atas tindakan mematikan Khashoggi Oktober lalu di dalam konsulat Saudi di Istanbul, memicu kecemasan bipartisan atas hubungan nyaman Trump dengan kerajaan dan perlawanannya kepada penerapan sanksi hak asasi manusia disana.

Baca: Analis Amerika: Keputusan strategi Luar Negeri Trump Oportunistik, Sinis dan Munafik

Tetapi Trump dan tim keputusan strategi luar negerinya beralasan bahwa menyokong Arab Saudi dan sekutu Teluk lainnya amat penting untuk melawan pengaruh negatif Iran di wilayah.

Akan tetapi di tengah penolakan Trump untuk menghukum Arab Saudi dan keputusannya untuk melalaikan hukum yang memerlukan penyelidikan tindakan mematikan Khashoggi, sokongan untuk Riyadh di Capitol Hill sudah berkurang secara signifikan. Pada bulan Mei, tunangan Khashoggi Hatice Cengiz bersaksi di Capitol Hill dan memohon ke member parlemen untuk mengambil tindakan.

Para pembuat undang-undang itu terus menjaga intimidasi pada administrasi Trump, termasuk Senator Tim Kaine , yang pada hari Rabu menyampaikan surat ke Direktur FBI Christopher Wray, meminta biro itu untuk menyelidiki tindakan mematikan Khashoggi. (ARN)

Source by Ahmad Fawas

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar