Kategori
Berita

Kurangi Stunting, Ada Dana Jumbo Rp86,2 Triliun

Kurangi Stunting, Ada Dana Jumbo Rp86,2 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk penanganan penurunan angka stunting di Indonesia. Anggaran ini tersebar di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

Dimana untuk 20 kementerian/lembaga alokasinya mencapai Rp27,5 triliun ini. Dengan rincian Rp1,8 triliun untuk intervensi spesifik, Rp24,9 triliun untuk intervensi sensitif, dan Rp800 miliar untuk dukungan koordinasi.

“Kita berharap anggaran yang besar tentu bisa betul-tentu menghasilkan dampak manfaat di dalam mengurangi anak-anak Indonesia yang mengalami stunting.Selain belanja kementerian/lembaga, pemerintah bahkan juga melakukan transfer keuangan ke daerah dan dana desa yang ditujukan juga untuk mengurangi stunting,” katanya dalam rapat koordinasi teknis nasional percepatan pencegahan stunting, Rabu (21/10/2020).

Dia mengatakan bahwa dana transfer untuk stunting dialokasikan dalam dana alokasi khusus (DAK) fisik dan non fisik, serta dana desa. Dimana pada tahun depan rencananya pada tahun 2021 DAK fisik dan non fisik untuk pencegahan stunting semakin diperluas.

“(Perluasan) ini dengan menambah lingkungan hidup dan DAK fisik jenis ketahanan pangan, yang merupakan salah satu unsur penting di dalam penanganan stunting,” ungkapnya.

Sri juga memastikan bahwa alokasi pencegahan stunting di dalam alokasi dana transfer dan dana desa akan meningkat tahun 2021.

“Pada tahun 2020 TKDD (transfer ke daerah dan dana desa) untuk penanganan stunting mencapai Rp76,2 triliun. Sebuah anggaran yang sangat besar. Dan tahun 2021 anggarannya bahkan ditingkatkan lagi menjadi Rp86,2 triliun,” katanya.

Lebih lanjut dia kembali mengingatkan bahwa anggaran yang besar ini merupakan tanggungjawab bersama-sama agar benar-benar dapat menurunkan angka stunting. Dia juga meminta agar penggunaan anggaran ini bisa dilakukan secara terintegrasi.

“Anggaran yang sedemikian besar ini merupakan tanggung jawab kita bersama agar betul-betul bisa menghasilkan dampak penurunan stunting bagi anak-anak Indonesia. Dan itu artinya kita semua harus saling berkoordinasi dan berkolaborasi. Karena stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga atau satu daerah,” pungkasnya.[okezone.com]

var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];

if (d.getElementById(id)) return;

js = d.createElement(s); js.id = id;

js.src = "https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8";

fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);

}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];

if (d.getElementById(id)) return;

js = d.createElement(s); js.id = id;

js.src = "https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8";

fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);

}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));
Kurangi Stunting, Ada Dana Jumbo Rp86,2 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *