Kurikulum Akuntansi Publik Mesti Pertimbangkan Kemajuan Teknologi

breaking news 5

Kurikulum Akuntansi Publik Mesti Pertimbangkan Kemajuan Teknologi

loading…

JAKARTA – Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Pusat, Prof Dian Agustia berpandangan, Pergantian teknologi yang begitu cepat mesti jadi perhatian dan pertimbangan di dalam menyusun kurikulum.

alasannya, era milenial ini kehadiran teknologi ialah keniscayaan yang mesti dikuasai alumni perguruan tinggi, termasuk dalam pengembangan akuntansi publik.

“Internet of things, artificial intelegencedanbig datamerupakan kebutuhan dalam era waktu ini termasuk oleh pelaku ekonomi di desa yang telah mulai menggunakan teknologi,” kata Dian Agustia dalam seminar berjudul ‘Kurikulum Akuntansi Publik Teori dan Praktik’, di Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, Sabtu (20/7/2019).

Diketahui, Forum Guru besar Akuntansi Publik (FDAP) menggelar Temu Guru besar Akuntansi Publik ke-13 di Universitas Mercu Buana Jakarta. Rangkaian acara yang berlangsung pada 17-18 Juli ini dengan rangkaian acara meliputi seminar nasional, Call of Paper, dan workshop Bumdes.

Di depan 300 guru besar dari bermacam universitas dan sekolah tinggi se Indonesia, Dian Agustia Memperingatkan agar familiar dengan kemajuan teknologi. Hal itu relevan dengan tekad bulat FDAP untuk mengabdi dan memperjuangkan visi mewujudkan cita-cita nasional yaitu Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan terus bergerak memajukan giat pembangunan desa, berkontribusi pada daerah dan negara.

Baca Artikel Lainnya:  Keteladanan Istri Habibana Umar bin Hafidz

“Inilah kunci bagi perguruan tinggi dalam berhadapan dengan era peradaban yang amat Mengandalkan pada teknologi,” kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Abdul Halim menjelaskan, kemajuan IPTEK, dan Pergantian lingkungan, serta dunia industri ialah keniscayaan. Oleh karenanya, kita mesti menyesuaikan kondisi supaya dapat memantapkan proses belajar dan hasil belajar, sebab sifat dinamis dan fleksibel dari kurikulum.

Menurut dia, sifat kurikulum ialah dinamis dan fleksibel dikarenakan dipengaruhi oleh Pergantian lingkungan dan industri di dunia. Kecuali juga dipengaruhi oleh Pergantian kebutuhan warga dan dunia kerja, serta Pergantian cara pandang kepada kurikulum.

“Kurikulum selaku alat, kurikulum selaku maksud akhir yang akan dicapai,” ujarnya.

Guru besar Universitas Indonesia sekaligus member Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Dr Dwi Martani menjelaskan, dalam menyusun kurikulum akuntansi publik semestinya fokus pada capaian pembelajaran lulusan dengan memposisikan akuntansi publik selaku mata kuliah wajib atau pilihan atau ahli.

Baca Artikel Lainnya:  WASPADA! Jaringan Teroris jema'ah Islamiyah Berkembang Cepat di Jawa

“Bidang akuntansi publik seirama dengan prinsip standar akuntansi keuangan (SAK) sehingga penyusunan kurikulumnya dengan karakteristik akuntansi publik,” katanya.

(maf)

SindoNews by Abrori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *