LBM PCNU Surakarta Membahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya

breaking news 1

LBM PCNU Surakarta Membahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya

Gus Ta’in dalam sebuah acara di kantor PCNU Kota Surakarta.



Islam Nusantara – Musyawarah Lembaga Bathsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta membicarakan permasalahan hukum fiqih perihal hukum sholat Rabu Wekasan sekaligus tata cara sholat Rabu Wekasan sehubungan akan berakhirnya bulan Safar.

Di katakan ketua LBM PCNU Kota Surakarta A.M Mustain Nasoha (Gus Ta’in), Rebo Wekasan ialah rabu terakhir di bulan Safar, yang dipercayai oleh sebagian orang arif dari ahli kasyaf akan diturukan banyak sekali balak atau cobaan. Oleh sebab itu, sebagian orang akan melaksanakan sholat tolak balak untuk tertolaknya balak dibulan Safar.

Kemudian bagaimana hukumnya melakukan Sholat Tolak balak Rabu Wekasan dan bagaimana tata cara melakukan Sholat Rabu Wekasan?

Menyampaikan hasil kajian musyawarah LBM PCNU Kota Surakarta, Gus Ta’in menjelaskan, hukumnya diizinkan dengan syarat diniatkan solatnya dengan niat sholat masyru’ah. Misalnya sholat mutlak, sholat hajat, sholat tasbih dan lain sebagainya. Dimana dengan perantara sholat ini diinginkan Allah SWT akan mengangkat segala bencana dan balak yang akan ditimpakan.

Baca Artikel Lainnya:  NU Care Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

“Kalau diniatkan sholat safar (sholat bepergian) atau sholat li daf’il bala’ (sholat untuk menghilangkan balak) maka hukumnya haram dan bid’ah mazmumah,” Jelasnya.

Adapun tata cara sholatnya 4 rakaat 2 kali salam, dengan niat sholat mutlak atau yang lain.
Di rakaat ke-1 sesudah Fatihah membaca Al-Kautsar 17 kali. Di rakaat ke-2 sesudah Fatihah membaca Al Ikhlas 5 kali. Di rakaat ketiga sesudah Fatihah membaca Al-Falaq 1 kali dan di rakaat ke-4 sesudah Fatihah membaca Al-Nas 1 kali, kemudian membaca doa.

Dalil yang diambil imbuh Gus Ta’in ialah, Kitab Tuhfatul Mughtaj juz 2 halaman 238, Kitab Minhajus Surur halaman 17-18, Kitab Al-Jawahir Al-Khomsu halaman 50-51, Kitab Al Ghunyah juz 2 halaman 237, Kitab Sulam Al-Futuhat juz 5 halaman 2-4, Kitab Kanzun Najah Wa As-Surur halaman 33 dan Fatwa KH. Hasyim Asy’ari.

Sedemikian hasil kajian LBM PCNU Kota Surakarta perihal sholat Rabu Wekasan dan tata cara Sholat Rabu Wekasan di bulan Safar yang terlampir pada surat Nomor:009/LBM/PCNU/SKA/VIII/10/2019, perihal pemberitahuan hasil musyawarah LBM PCNU Kota Surakarta. [Islam Nusantara/djoko/gg]

Baca Artikel Lainnya:  ISLAM NUSANTARA BUKAN ANTI ARAB, INI PENJELASAN ISLAM NUSANTARA

LBM PCNU Surakarta Membahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya

LBM PCNU Surakarta Bahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *