Maduro Kerahkan Rudal ke Pulau La Orchila untuk Kawal Kapal-kapal Iran

Maduro Kerahkan Rudal ke Pulau La Orchila untuk Kawal Kapal-kapal Iran

VENEZUELA – Waktu beberapa tanker Iran mendekati Laut Karibia, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan rudal anti-udara dan artileri roket jarak jauh ke beberapa pulau di lepas pantai Venezuela di tengah kekuatiran AS akan mencoba untuk mencegat kapal, yang membawa bahan bakar yang amat dibutuhkan.

“Kami melihat latihan angkatan bersenjata … di pulau La Orchila, dengan menguji sistem rudal untuk pertahanan perairan dan pantai,” Maduro merilis pada hari Jumat pada konferensi pers bersama-sama para pemimpin angkatan bersenjata. Pulau itu Ada kira-kira 80 mil di utara daratan Venezuela dan markas Angkatan Laut Antonio Diaz.

BacaAnalis Politik: Komitmen Abad Ini Bertentangan dengan Hukum Internasional

“Kami tengah menguji rudal Buk Rusia, presisi absolut,” katanya, menurut  AFP. “Kami siap untuk apa pun dan kapan pun.”

Tapi, tidak ada sistem senjata yang mempunyai jangkauan untuk sungguh-sungguh menjaga jalur air antara pulau dan daratan. Buk-M2E mempunyai jangkauan cuma 30 mil, dan peluncur roket BM-30 dapat mencapai 56 mil, walaupun rudal-rudal tidak dipakai untuk serbuan presisi kepada kapal. Semenatar Sistem pertahanan udara S-300 Venezuela absen dari latihan.

BacaHizbullah Amat Siap untuk Perang dengan Israel

Sementara itu, yang ke-1 dari 5 tanker Iran yang dimuat dengan bahan bakar mendekati Laut Karibia, kira-kira 2 hari berlayar dari La Guaira. Tanker – Clavel, Hutan, Faxon, Fortune dan Petunia – membawa 1,5 juta barel bahan bakar kolektif yang dimaksudkan untuk mengurangi kekurangan di Venezuela selaku hasil dari penutupan kilang minyak terbesar di negara itu pada awal tahun sekarang.

BacaPalestina Tolak Sokongan UEA yang Dibawa Lewat Israel

Sementara Pentagon sejauh ini mengumumkan tidak mempunyai perintah untuk mencegat kapal tanker, banyak kondisi menuding ke intersepsi yang dimaksud, termasuk pengiriman 4 kapal perang AS ke wilayah tersebut. Di tengah pandemi COVID-19 dan tudingan baru “narco-terorisme” kepada kepemimpinan Venezuela oleh Washington, penerbangan pesawat patroli AS di Karibia juga meningkat, termasuk pesawat P-8 Poseidon killer dan pesawat Spionase RC-135 Joint Rivet. (ARN)


Maduro Kerahkan Rudal ke Pulau La Orchila untuk Kawal Kapal-kapal Iran

loading...
READ
Indonesia Tegaskan Tidak Akan Lockdown sebab Ada Beberapa Negara Gagal

Recommended For You

About the Author: Asep Komarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *