Mahfud MD Terancam Diganjar, Ini Sebabnya

Mahfud MD Terancam Diganjar, Ini Sebabnya

Jakarta, Warta Batavia – Direktur Eksekutif Grapesda Kalimantan, Arie Yannur menjelaskan Menteri koordinator Hukum dan Keamanan Mahfud MD Terancam diganjar. 

Hal itu dikatakan Arie merespon pernyataan Mahfud MD dalam dialog Indonesian Lawyers Club (ILC) TV One yang dihelat Selasa  (7/4) malam via video konferensi. Dalam dialog itu, Mahfud menceritakan aduan seorang napi koruptor kepadanya sebab tidak ikut dibebaskan dalam program asimilasi dan integrasi Covid-19, Rabu Kemarin. 

“Begini saya tadi memperoleh WA dari seorang yang di tengah dipenjara, koruptor, sebab korupsi. Saya gini Abang, katanya, saya ini sejatinya,  5 bulan lagi akan keluar  saya menginginkan dapat keluar lebih cepat ternyata pemerintah tidak setuju. Adapun saya ini ndak korupsi katanya,” kata Mahfud menirukan cerita napi tersebut.

Arie Yannur lalu mempersoalkan media komunikasi yang dipakai antara Mahfud dengan sang napi tersebut. Arie menambahkan, dirinya tidak mempersoalkan keluhan napi koruptor, sekalipun ada panggilan abang dari napi ke Mahfud.

“Ini fakta, kok dapat seorang yang di bui membawa HP bahkan komunikasi via WA dengan Menkopolhukam,” tanya Arie Yannur melalui akun Twitter pribadi @ArieY_Official, Arie Yannur
 Rabu (8/4).

Menurut Arie, Permenkumham 6/2013 soal Tatib Lapas dan Rutan mengatur dengan tegas mencegah napi membawa alat elektronik. Hal itu, tambah Arie,  tertera dalam pasal 4 huruf j Permenkumham 6/2013 yang berbunyi, tiap-tiap narapidana atau tahanan dicegah mempunyai, membawa dan/atau mempergunakan alat elektronik, seperti notebook atau PC, kamera, alat perekam, telepon genggam, pager, dan sejenisnya.

READ
Di Tengah Risiko Covid-19, 50 Ribu Pekerja Siap Tolak Omnibus Law di DPR

Dia menilai, sang napi dapat saja diganjar lebih berat lantaran larangan di permenkumham dilanggar. Namun yang diganjar semestinya bukan cuma napi dan kalapas yang teledor, tapi juga Menko Polhukam yang terang-terangan melaksanakan pembiaran.

Lebih detail, Arie Yannur menilai sang koruptor yang menghubungi Mahfud ialah orang hebat. Karena dapat menghubungi orang yang bertugas mengkoordinasi Panglima TNI, Kapolri, Mendagri, Jaksa Agung, sampai Menkumham.

“Hebat ini koruptor dapat WA dengan barisan paling tinggi sekelas Menko. Dapat dari mana itu nomor dan Pak Menko simpan juga kontak si koruptor. Aneh,” tutupnya.*(Rikardo)
 

Mahfud MD Terancam Diganjar, Ini Sebabnya

loading...

Recommended For You

About the Author: Ahmad Zainudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *