1585226065
1585226065

Malang Masuk Zona Merah, NU Lakukan Bermacam Pencegahan

Diposting pada 40 views

Malang Masuk Zona Merah, NU Lakukan Bermacam Pencegahan

Malang, Warta Batavia
Wilayah Malang Raya ditetapkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa selaku zona merah dalam wabah covid-19. Seiring dengan bertambah merebaknya wabah tersebut, NU di wilayah Malang berbarengan Ansor melaksanakan serangkaian aktifitas untuk pencegahan wabah Covid-19. 

 

Hal tersebut sebagaimana ditunaikan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Ansor Lowokwaru Kota Malang sesuai petunjuk dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang. Bahwa aktifitas yang bersifat pengerahan massa untuk sementara ditiadakan.

 

Pada waktu yang sama, sejumlah aktifitas bakti sosial ditunaikan seperti pembagian hand sanitizer gratis. Jugta penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, kantor lembaga, ataupun musala di wilayah Lowokwaru yang Dilakukan secara berkelanjutan.

 

Seperti pada Rabu (25/3), NU Care Lowokwaru melaksanakan penyemprotan disinfektan ke beberapa masjid dan kantor di sejumlah kelurahan di wilayah setempat.

Tempat dimaksud ialah Kantor Muslimat NU Ranting Dinoyo, Masjid Jabal Rahmah di komplek SMA Wahid Hasyim,  Masjid Al-Mukhlis di depan Kantor Polsek Dinoyo, dan terakhir di Masjid Al Ghazali di daerah Tlogomas.

 

Menurut Zainul Fatoni sebagai Direktur NU Care Lowokwaru tersebut, tim yang terlibat terbatas dari NU Care dan member Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor. Mereka dibantu dengan alat yang biasa dipakai penyemprotan disinfektan.

READ
Masyarakat Australia Ternyata Suka Tempe sebab Dapat Menggantikan Daging

 

“Kami termasuk para relawan berjuang untuk membantu meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di tempat-tempat yang sering dipakai berkegiatan,” katanya. 

 

Aktifitas penyemprotan juga diimbangi dengan pembagian hand sanitizer di sejumlah kelurahan yang ada di Lowokwaru. Adapun biaya diperoleh dari donasi yang diterima dari penduduk.

 

“Hal ini selaku amanah dari para donatur yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk aktifitas sosial,” ungkap penggerak Kajian agama Cangkrukan Gus Dur, yang diasuh Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar tersebut. 

 

Para relawan dengan takmir masjid yang telah mendaftarkan ke pusat servis NU Care Lowokwaru melaksanakan penyemprotan disinfektan. Secara berangsur sesuai jadwal, penyemprotan diplaningkan dalam Minggu ini sesuai jadwal yang disusun pengurus. 

 

“Fokus penyemprotan tidak cuma pada masjid dan Sarana umum, akan tetapi yang jarang tersentuh ialah musala atau surau kecil yang Ada di pojok kampung,” jelasnya. alasannya, dikhawatirkan malah penyebaran virus ini terjadi di wilayah tersebut yang mana takmirnya seringkali tidak seperti masjid yang telah profesional, lanjutnya.

 

KH Mujib Shovi sebagai Ketua MWCNU Lowokwaru menyampaikan sehubungan dengan makin meluasnya wabah Covid-19, maka NU Care wajib datang dan cepat berpartisipasi di warga. 

 

“Seyogyanya kita cepat melaksanakan langkah-langkah nyata untuk membantu warga agar dapat lebih tenang di lingkungannya,” katanya. 

 

Menurut dia penyemprotan di masjid telah banyak yang melaksanakan. Maka tidak kalah perlunya di musala juga Penting diperhatikan. 

READ
Cegah Pandemi Corona, Ansor Sijunjung Ajak Patuhi Pemerintah

 

Dari data yang diterima, masjid, musala, lembaga, kantor, maupun yayasan yang telah terdaftar untuk ditunaikan penyemprotan disinfektan telah lebih dari 2 puluh tempat. Dan secara berangsur untuk membantu pemerintah dan warga untuk menghilangkan virus berbahaya ini. 

 

 

Kontributor: Achmad Diny Hidayatullah
Editor: Ibnu Nawawi

Malang Masuk Zona Merah, NU Lakukan Bermacam Pencegahan
Sumber: NU-Online

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *